- Tidak adanya pungutan BTS sebesar 600 ribu/siswa dari 4 kelas.
- Tidak ada acara pelepasan ke Hibisc Puncak Bogor sebesar Rp505.000/anak (tiket wahana+konsumsi+kaos).
Ketua Gabungan Wartawan Tangerang (GAWAT), Supriyanta menilai surat klarifikasi kepala SDN Periuk 6 Tangerang cuci tangan dan berbohong.
“Padahal pihak sekolah saat di konfirmasi yang dihadiri Korwil Periuk salah seorang guru yang hadir mengakui adanya rencana buku tahunan siswa yang diakomodir oleh POM. Tapi dalam klarifikasi itu pihak sekolah menyatakan tidak ada sama sekali,” ujar Ketua GAWAT.
Supriyanta menambahkan, bahkan informasi yang kami terima dalam pertemuan dadakan yang diadakan pihak sekolah sempat terjadi pro dan kontra antara guru kelas 6.
“Ada guru yang sepakat dibatalkan dan biaya buku tahunan siswa di kembalikan, dan ada juga guru yang tetap bertahan untuk tetap dilaksanakan,” katanya.
“Saya berharap Dinas Pendidikan Kota Tangerang mengevalusi kinerja Kepala SDN Periuk 6 Tangerang,” tandasnya.
(Red)















