“Komunikasi saya dengan Kapolres Jakarta Barat tempo hari cukup intens, masih di bulan Ramadhan 2021 lalu. Saya beberapa kali menyampaikan permintaan ke Pak Ady, tolonglah warga itu, kasihan dia sudah sakit-sakitan, mau berobat tidak ada dana, mobil yang biasa bisa dipakai untuk berusaha kini hilang. Kalau ada mobil itu, tentu bisa terbantu juga dia dan keluarganya,” jelas Wilson Lalengke, kepada media ini, Rabu, 08 Desember 2021.
Mungkin karena sudah skeptis terhadap aparat penegak hukum di Polres Jakarta Barat, Dedi Gunawan akhirnya hanya bisa mengirim pesan secara regular ke group-group WA terkait kasus penggelapan mobilnya. Ia berharap melalui cara ini, ada titik terang yang bisa dia dapatkan dalam penyelesaian kasus penggelapan mobilnya.
“Assalammu’alaikum wr. wb… Salam Sehat… Salam Tangguh… Salam Sejahtera untuk kita semua… Maaf Bapak/Ibu/Sdr/i Info Penting!!! Tolong (bagi) yang melihat keberadaan mobil kijang Innova Hitam Metalik Type G Manual Bensin 2005 dengan Plat Nopol B 1952 JB, telah digelapkan oleh sepasang suami-istri Verra Ulansari dan Tommy F dan sudah lapor Polisi setahun yang lalu… namun dengan berdo’a dan ikhtiar selama ini belum mendapatkan hasil… Barangkali Bpk/Ibu/Sdr/i mengetahuinya, silahkan segera hubungi DEDI GUNAWAN di 081283761701…. InsyaAllah berkah…. Aamiiiin,” tulis Dedi Gunawan di beberapa group jejaring pertemanan WhatsApp.
Sehubungan dengan kasus tersebut, Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke mengharapkan agar Kapolres Jakarta Barat, KBP Ady Wibowo, benar-benar menepati janjinya untuk memberikan perhatian terhadap pengusutan kasus penggelapan mobil warga. “Kali ini saya minta melalui pemberitaan, karena pesan WA sudah tidak diperhatikan lagi, cobalah berempati dengan korban, segeralah usut kasus ini. Data-data terduga pelaku sudah diberikan ke penyidik. Apakah karena warga ini tidak punya uang, maka kasusnya tidak dapat ditangani dengan serius?” kata Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu berharap.















