METROMEDIANEWS.CO – Tinggal dirumah berukuran 4X7 meter, Rahmat (53) warga Kampung Babakan Sindanglaut RT 01/01, Desa Saganten, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hidup dalam keterbatasan.
Rahmat merupakan salah seorang pejuang sosial yang sudah puluhan tahun mengabdi sebagai kuli tinta ini, tinggal bersama anak dan cucunya disebuah gubuk yang sudah tidak layak pakai dan hampir ambruk.
Ironisnya, hingga kini pemda seolah olah tutup mata, padahal sejak tahun 2015 dirinya pernah mengajukan bantuan ke Dinas Sosial dan Dinas Peternakan, namun hingga kini bantuan itu tak kunjung datang.

“Pernah mengajukan Rutilahu sama Kube ternak kambing pada tahun 2015, tapi sampai saat ini belum dapat bantuan juga,” ujar Rahmat.
Ia menjelaskan, kalau data terkait pengajuan bantuan dari Dinas Sosial dan Dinas Peternakan informasinya sudah keluar.
“Tapi cek di rekening tidak ada, lalu saya coba cek ke DPKAD Kabupaten Cianjur dan jawabannya cuma bilang bingung,” terangnya.
Rahmat berharap, semoga pemda dan para dermawan dapat memberikan bantuan.
Sementara itu Nanang, salah satu tetangga Rahmat sangat prihatin dengan kondisinya. Padahal jelas Nanang, Rahmat itu suka membantu dan mengajukan bantuan rumah bagi orang miskin atau tidak mampu, tapi kondisi rumahnya sendiri sudah mau ambruk.
“Sangat prihatin, kang Rahmat itu orangnya sangat baik. Banyak warga yang sudah dibantunya, tapi rumah sendiri aja sudah tidak layak huni dan sekarang kang Rahmat sama istrinya tinggalnya di rumah anaknya,” tandasnya.
Penulis: Jay
Editor: Dedy















