SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
CianjurHOME

Sakit Kelenjar Dileher dengan Kondisi Memprihatinkan, Janda Tua di Naringgul Butuh Bantuan

320
×

Sakit Kelenjar Dileher dengan Kondisi Memprihatinkan, Janda Tua di Naringgul Butuh Bantuan

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Cianjur – Mak Linda (55), seorang janda tua warga Kampung Kancah Nangkub, Desa Malati, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat, kondisinya memprihatinkan. Beliau mengalami sakit dan tinggal menyendiri, jauh dari anak dan saudaranya.

Mak Linda tinggal di rumah tidak layak huni berukuran 4×6 meter dengan kondisi yang sudah rusak. Ironisnya Mak Linda belum mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu) dari pemerintah.

Diketahui kondisi penyakit kelenjar pembengkakan leher Mak Linda kian hari kian parah karena tidak diobati mengingat keterbatasan biaya untuk berobat baik ke Puskesmas atau ke dokter.

Dia tidak memiliki kartu BPJS atau KIS sehingga terpaksa berbaring dirumah dan hanya bisa meratapi nasibnya.

Dikatakan Mak Linda (55), dulu sebelum sakit dia masih kuat bekerja jadi buruh serabutan, tapi kalau sekarang sudah tidak kuat karena sakit.

“Menempati rumah ini sudah hampir 15 tahun, walau kondisi rumah tidak layak huni tapi bagi Mak ini sudah anugerah dari Allah SWT, karena jujur saja rumah ini peninggalan suami,” katanya.

Untuk bantuan uang dari pemerintah seperti bantuan Covid-19 tahun lalu pernah dapat tiga kali, tapi untuk saat ini belum dapat lagi. Bulan kemarin pernah dapat bantuan beras satu karung.

“Harapan Mak ingin punya rumah layak huni yang ada fasilitas jamban air dan wc didalam, karena kalau diluar Mak sudah tua, apalagi dengan kondisi badan sakit seperti sekarang ini jadi sudah gak kuat kalau ke wc harus keluar rumah,” ucapnya, Kamis (3/3/2022).

Sementara Itu, Roni selaku ketua RW 12 menjelaskan, terkait bantuan rutilahu untuk Mak Linda mulai dari tingkat RT/RW sudah berulang kali mengajukan ke pemerintah desa hingga terakhir pada tahun 2021.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *