HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOME

Seniman Asal Desa Malati Sakit Parah, Butuh Uluran Tangan Dermawan dan Pemerintah

810
×

Seniman Asal Desa Malati Sakit Parah, Butuh Uluran Tangan Dermawan dan Pemerintah

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Abah Wajon (60) seniman asal Kampung Ujung Jaya RT 2/12, Desa Malati, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat, terbaring lemah akibat penyakit diabetes dan komplikasi yang dideritanya.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Diketahui, Abah Wajon mengalami sakit sudah cukup lama, dan miris nya lagi kehidupannya tergolong keluarga tidak mampu. Saat ini ia tinggal dirumah tidak layak huni bersama istri dan seorang anaknya.

Sebenarnya Abah Wajon memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), namun karena lokasi rumah dan kondisi jalan yang terjal untuk menuju Puskesmas, maka niat keluarga untuk membawa Abah Wajon berobat pun akhirnya diurungkan.

Sarnih (55) istri dari Abah Wajon mengatakan, sudah hampir 2 tahun Abah mengalami sakit dan ia sudah tidak mampu untuk membeli obat.

“Kami keluarga sudah tidak mampu lagi untuk mengobati. Jangankan buat beli obat, buat makan saja susah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RT 02 Cahmudin membenarkan, bahwa selama sakit Abah Wajon belum pernah dibawa ke rumah sakit, dan hanya berobat melalui Mantri setempat.

“Kalau dibawa kepuskesmas perjalanannya jauh, belum lagi dengan kondisi jalan yang terjal dan kecil, sehingga harus dibopong alias digotong. Itupun jaraknya puluhan kilometer,” terangnya.

Ia menambahkan, selama ini bantuan pandemi Covid-19 Abah Wajon belum pernah dapat. Namun untuk bantuan beras satu karung setiap bulan masih suka dapat, tapi kalau bantuan BLT tunai baik dari desa dan pusat Abah Wajon tidak pernah mendapatkan.

“Abah Wajon dan istrinya sebenarnya sudah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau BPJS. Tapi seandainya dibawa ke rumah sakit siapa yang mau jaga, mengingat mereka keluarga kurang mampu,” ucapnya.

Diketahui, Abah Wajon adalah seorang penggiat seniman di desa Malati. Sudah banyak jasa-jasa nya mmengangkat nama baik kesenian, khususnya desa Malati umumnya kecamatan Naringgul.

Editor: Dedy Rahman
Penulis: Jay

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *