BANTEN – Lima jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda hingga Jumat (11/9/2026) masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Kelima jurnalis tersebut diketahui berangkat bersama tiga awak kapal menggunakan speedboat untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Hingga memasuki hari keempat operasi SAR, keberadaan mereka belum berhasil ditemukan.
Kelima jurnalis yang masih dalam pencarian tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas, jurnalis ANTARA; Ari Basuki, jurnalis Merdeka; Yudhis, jurnalis iNews; Daus, jurnalis Anadolu; dan Donal, jurnalis freelance.
Sementara tiga kru kapal yang turut dalam rombongan yakni Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) sebagai pemandu.
Sebagaimana dilansir Suara.com, tim SAR gabungan memperluas wilayah pencarian dan mengerahkan sejumlah armada kapal serta dua unit drone thermal. Operasi tersebut melibatkan Basarnas, TNI AL, Polri, BPBD, pemerintah daerah, potensi SAR, relawan hingga masyarakat.
Pulau Sertung Jadi Salah Satu Sasaran Pencarian
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan tim SAR juga mengarahkan pencarian ke kawasan Pulau Sertung yang diduga menjadi salah satu titik penting dalam pencarian rombongan.
Sebagaimana diberitakan Tirto.id, Basarnas telah memberangkatkan tim menggunakan rigid inflatable boat (RIB) untuk memantau wilayah Pulau Sertung. Namun, upaya masuk langsung ke kawasan tersebut masih mempertimbangkan kondisi Gunung Anak Krakatau serta informasi keselamatan dari BMKG dan PVMBG.
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











