METROMEDIANEWS. CO – Tim Advokasi Jurnalis Independen (TAJI), Jumat, (13/04), melakukan aksi unjuk rasa di Taman Vanda depan Polrestabes Bandung dengan membawa isu dalam aksi tersebut yakni “Stop Kekerasan Terhadap Jurnalis dan Warga Sipil”.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Aksi ini digelar untuk menyikapi tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota kepolisian terhadap jurnalis pers kampus Suaka UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang konon katanya tengah melakukan peliputan aksi massa penolakan proyek Rumah Deret di Gerbang Kantor Walikota Bandung, Kamis (12/4) lalu, serta mengecam tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi terhadap massa aksi.
Dalam siaran persnya Tim Advokasi Jurnalis Independen (TAJI) mendesak Polrestabes Bandung untuk mengusut tuntas kasus kekerasan yang diduga di lakukan oleh oknum anggota kepolisian terhadap Jurnalis Pers Kampus Suaka UIN Sunan Gunung Djati Bandung bernama Muhammad Iqbal saat meliput aksi penolakan Rumah Deret Taman Sari di Kantor Walikota Bandung kemarin.
TAJI mendampingi Muhammad Iqbal melaporkan kasus tersebut kepada Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, Jum’at (13/04) siang ini dengan dilandasi pasal 8 ayat 18 Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Penulis: Asep Darsono
Editor: Dedy
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











