METROMEDIANEWS.CO – Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) DPK Kabupaten Cianjur melakukan unjuk rasa ke kantor Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Kamis (12/4/2018). Dalam aksinya massa yang tergabung dalam SPRI menuntut pihak Dinsos untuk melakukan evaluasi dan palidasi terkait data program PKH yang di sinyalir tidak tepat sasaran, disamping itu massa juga menyampaikan bahwa didalam program PKH ada pungutan liar alias pungli pemotongan yang dilakukan oknum pendamping.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Menanggapi tuntutan tersebut Dinas Sosial Kabupten Cianjur, Akhirnya membuat perjanjian Kerakyatan bersama SPRI.
Ketua DPK SPRI Kabupaten Cianjur, Rudi Agan didampingi Sekjen Haris menyampaikan, bahwa capaian aksi tersebut pihak Dinsos telàh menandatangani surat perjanjian kerakyatan secara resmi.
“Selanjutnya kita SPRI akan segera membuat laporan terhadap pihak yang berwajib, terkait pungli tersebut,” ujarnya.

Ketua Koordinator PKH Kabupaten Cianjur, Lastri mengungkapkan, kalau memang ada pendamping yang betul-betul melakukan pungli dan ada saksi -saksinya, kami akan tindak lanjuti kepihak yang berwajib.
Sementara pihak Dinas Sosial sepakat bahwasanya dugaan tersebut harus ditindak lanjuti.
(nn)
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











