PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
CianjurDaerahHOMEInternetTeknologi

Desa Gelarpawitan Cianjur Masih Blank Spot, Kades Minta BTS

255
×

Desa Gelarpawitan Cianjur Masih Blank Spot, Kades Minta BTS

Sebarkan artikel ini
Kades Gelarpawitan Berharap Pemerintah Pusat Segera Bikin Tower BTS_
Foto salah satu perkampungan dan Kantor Desa Gelarpawitan dari depan, Kamis (24/9/2026). (Foto: Jay/Editor/AI GPT)

CIANJUR – Warga Desa Gelarpawitan, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses jaringan komunikasi dan internet. Sejumlah wilayah bahkan masih berada dalam kondisi blank spot sehingga menyulitkan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas yang membutuhkan jaringan seluler.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Kondisi tersebut dirasakan pada sejumlah jaringan operator seluler, seperti Telkomsel, Indosat, XL, dan operator lainnya. Padahal, akses internet dan komunikasi digital saat ini semakin dibutuhkan masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan publik maupun komunikasi sehari-hari.

Melihat kondisi tersebut, Kepala Desa Gelarpawitan, Heri Kuswanto, S.Sos., berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) segera turun tangan dengan membangun atau memfasilitasi pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di wilayah desanya.

“Kami memohon dan berharap kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk terjun ke lokasi desa kami dan segera memberikan bantuan tower BTS yang sangat dibutuhkan oleh warga desa kami,” ujar Heri.

Menurut Heri, program pemerataan konektivitas digital yang selama ini digaungkan pemerintah belum sepenuhnya dirasakan masyarakat di Desa Gelarpawitan. Ia menyebut masih terdapat sejumlah wilayah yang sulit mendapatkan sinyal seluler.

Ia mengatakan, program pembangunan infrastruktur digital pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, termasuk konsep “Tol Langit”, diharapkan mampu membuka akses komunikasi hingga ke wilayah pelosok. Namun, menurutnya, Desa Gelarpawitan masih membutuhkan dukungan infrastruktur jaringan agar program tersebut benar-benar dirasakan masyarakat.

“Desa kami berada di wilayah pelosok dan masih belum sepenuhnya tersentuh program tersebut. Masih banyak warga yang kesulitan mendapatkan akses jaringan internet,” katanya.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *