Heri menyebut Desa Gelarpawitan memiliki sekitar 4.872 jiwa yang tersebar di lima kedusunan. Sejumlah kampung yang masih mengalami kesulitan jaringan antara lain Cisuren, Ciburial, Cipicung, Parakan Datar, Cikadu, Cicanga, Karangpawitan, Sirnagalih, Cikalapa, Cipada, Cimutan, Datarbolang, Cisarakan, dan Sekarwangi.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Menurutnya, pemerintah memang telah memberikan bantuan akses internet berbasis satelit di Kantor Desa Gelarpawitan. Namun, jangkauannya masih terbatas sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah desa.
“Untuk di kantor desa sudah ada bantuan satelit dari Kominfo. Namun, jangkauan sinyal internetnya hanya di sekitar kantor desa. Kalau di kampung-kampung atau di luar kantor desa, masih sulit mendapatkan sinyal internet,” jelasnya.
Heri memperkirakan sekitar 80 persen wilayah Desa Gelarpawitan masih belum memiliki akses jaringan internet yang memadai dan masih terdapat banyak titik blank spot.
Ia berharap pemerintah pusat maupun perusahaan penyedia layanan telekomunikasi dapat segera melakukan survei dan membangun BTS di wilayah tersebut.
“Sekali lagi kami memohon dan berharap kepada pemerintah pusat untuk segera memberikan bantuan pembangunan tower BTS di wilayah desa kami. Ini sangat penting untuk memudahkan warga dalam beraktivitas, termasuk untuk kegiatan usaha,” tegasnya.
Heri menambahkan, mayoritas masyarakat Desa Gelarpawitan juga memiliki aktivitas ekonomi berbasis hasil bumi. Dengan adanya akses internet yang lebih baik, warga dapat memperoleh informasi harga komoditas secara cepat sehingga dapat mengetahui perkembangan harga pasar sebelum menjual hasil pertaniannya.
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











