HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
CianjurHOME

Sungai Cimaragang Meluap, Ribuan Warga Terisolir

262
×

Sungai Cimaragang Meluap, Ribuan Warga Terisolir

Sebarkan artikel ini
Jembatan Datar Bolang di Kampung Datar Bolang penghubung jalan antar desa Gelar Pawitan dan Neglasari Kecamatan Cidaun hanyut terbawa air. (Foto: Istimewa/Jay)

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

MMN.co, Cianjur – Diduga akibat hujan deras pada Kamis (23/12/2021) sekitar pukul 13.00 WIB yang mengguyur wilayah Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan, Jawa Barat, menyebabkan air sungai Cimaragang meluap dan menghanyutkan dua jembatan yakni jembatan batas datar Bolang dan Cisarakan yang menghubungkan akses jalan antar desa Gelar pawitan, Neglasari, Cibuluh, Cimaragang serta desa Karangwangi hanyut terbawa arus air sungai Cimaragang.

Infomasi yang diterima MMN.co, ribuan warga terisolir akibat putusnya jembatan tersebut dan tidak ada akses jalan lain. Kini warga terpaksa menyebrangi sungai Cimaragang yang airnya deras saat ada keperluan baik menjual hasil bumi atau ada keperluan lain nya.

Heri Kuswanto, S.sos, selaku Kepala Desa Gelarpawitan, membenarkan adanya dua jembatan penguhubung jalan antar desa yang hanyut terbawa arus air.

“Keajadiannya tadi siang Kamis (23/12/2021) Sekitar pukul 13.00 WIB air meluap banjir bandang sehingga menyebabkan dua jembatan penghubung akses jalan lima desa terputus dan ribuan warga masyarakat kami terisolir karena tidak ada akses jalan lain selain lewat jembatan tersebut,” katanya saat dihubungi MMN.co, Kamis (23/12/2021).

Masih kcap Kepala Desa, dua jembatan tersebut merupakan akses satu satunya bagi warga dan desa Neglasari arah ke desa Cibuluh, juga ke desa Cimaragang dan ke desa Karang Wangi.

“Itu merupakan jembatan akses jalan inti apabila mau menuju ke kantor kecamatan Cidaun dan menuju ke Pusat ibukota kecamatan dan kabupaten,” ucapnya.

Lanjut Kades, saat terjadinya jembatan hanyut tidak ada korban jiwa namun akses jalan yang terputus sehingga membuat warga kami kebingungan.

HUT RI ke-81 – Reward MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *