SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Cianjur

Sampah Batok Kelapa, Nenden: Bisa Dikelola dan Diolah

146
×

Sampah Batok Kelapa, Nenden: Bisa Dikelola dan Diolah

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co|Cianjur – Terkait fenomena adanya tumpukan sampah buah kelapa di Kampung Citengkor, desa Sukabakti, kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat menjadi perhatian serius Aktivis Pemerhati Lingkungan Kabupaten Cianjur.

Diketahui pada Rabu, 11 Februari 2021, langsung turun kelapangan untuk melihat lokasi sekaligus berdiskusi bersama Anggota Dewan DPRD Cianjur juga Forkopimcam dan pemilik tanah untuk mencari solusi penanganan kedepannya terkait sampah di Naringgul.

Nenden Raspati Rohaniawati selaku Aktivis Pemerhati Lingkungan sekaligus pengelola TTG12OC Cianjur mengatakan, sebenarnya terkait tumpukan sampah batok kelapa yang berada dilokasi desa Sukabakti Naringgul itu bisa di olah atau dikelola dengan tepat, tinggal kembali keseriusan kepada sipengelola setempat.

“Sebenarnya sampah batok kelapa ataupun dengan sabutnya itu bisa masuk kategori jenis sampah spesipik rumah tangga, arti kata sampah yang dihasilkan karena kegiatan diruang lingkup rumah tangga,” ujarnya.

Masih terang Nenden, selanjutnya kalau sampah itu dikelola dengan tepat bisa meniadakan timbunan sampah dan juga kalau dikelola dengan tepat bisa menghasilkan prodak terunan yang sangat bermanfaat untuk pergerakan sumber ekonomi, baik untuk warga masyarakat setempat dan pengelola.

“Jadi ketika kita berbicara tentang tata kelola sampah berarti kita harus mempunyai semacam media untuk pengelolan sampah dan Alhamdulillah kami selaku aktivis pemerhati lingkungan sudah mempunyai/ memiliki media untuk pengelola sampah baik itu sampah organik dan orgatik risidu dan daur ulang itu dengan nama Teknologi Tepat Guna 12OC (TTG12OC) dan keunggulan komparatif TTG12OC bisa mengolah jenis sampah sampah tampa peroses pemilahan,” terangnya.

Nenden menjelaskan, untuk sampah-sampah organiknya nanti akan menghasilkan karbon dan karbon itu bisa diolah menjadi briget dan sempel dan sementara sampah-sampah arabiknya itu nantinya akan menjadi uap cair, dan uap cairnya itu bisa kita manfaatkan untuk pupuk cair buat pupuk tanaman. Jadi jangan takut ketika ada permasalahan sampah contoh nya seperti disukabakti dengan adanya sampah batok kelapa yang masuk spesipik sampah rumah tangga bisa kita kelola.

“Jadi saya sampaikan sekali lagi terkait tumpukan sampah batok kelapa di Sukabakti akan ada solusi tinggal ada goodwil atau kesepakatan dengan para pihak pengambil kebijakannya terkait pengelolaan sampah tersebut,” pungkasnya.(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *