SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Sisihkan Rp10 Ribu Setiap Hari, Konsep Kampung Mazolat Untuk Kesejahteraan Umat

324
×

Sisihkan Rp10 Ribu Setiap Hari, Konsep Kampung Mazolat Untuk Kesejahteraan Umat

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Jajaran pengurus inti jamaah Majelis Dzikir dan Sholawat (Mazolat) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kini sedang sibuk berjibaku mengkonsep Kampung Mazolat, dengan lelang tanah hibah untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat, para santriawan santriwati dan muslim khususnya.

Ketua Sekertariat Panitia Hibah Lahan Tanah Al-Inabah, Iwan Nez mengatakan, awalnya melihat keadaan atau kondisi di Pondok Pesantren (Pontren) Al-Inabah (Mazolat) Cianjur, begitu banyak antusias jamaah, untuk bersholawat dan berdzikir rutin setiap hari.

Kemudian ada niatan untuk mengkonsep, papar Ia, untuk memperluas lahan pondok, menyelenggarakan berbagai kegiatang keagamaan. Dan, dirinya menilai ada aroma hijrah, yang sangat luar biasa di Mazolat ini.

“Nah, jadi teman-teman, sahabat dan saudara saya yang dari Organisasi Masyarakat (Ormas) biasa ketemu silaturahmi di jalan. Nanti kumpulnya disini untuk bisa berkumpul,” katanya.

Ketua SC 234 Jawa Barat ini menyampaikan, yang menarik untuk bisa berbuat kebaikan dan sujud syukur kepada Alloh SWT, dengan apa yang dimiliki (harta kekayaan). Tentunya, dengan kerjasama baik insyaallah akan tercapai. Kemudian, ada maksud dan tujuan ingin tunas-tunas bangsa ini mempunyai akhlak yang baik, ketika nanti di masa depannya.

“Mereka dipenuhi dengan ilmu agama kuat, dipenuhi dengan akhlak-akhlak yang bagus. Lalu, ilmu ekonomi yang siap untuk bersaing dengan bangsa lain,” bebernya Ir Iwan Nez.

Pihaknya menyampaikan, berharap kepada para donatur, pengusaha dan para dermawan bisa terketuk hatinya untuk menyisipkan atau menyisihkan sebagain hartanya untuk menyumbang. Kemudian, kepada para investor yang ada di Cianjur juga.

“Jujur saja perlu diketahui, berada disini itu merasa nyaman, tentram dan damai. Karena, terlihat bahwa di sinilah kampung santri di Cianjur, selalu menyuarakan doa-doa sholat dan berdzikir,” ucapnya.

Kalau hitungan-hitungan, masih kata Ir Iwan Nez, misalnya mau Rp10 ribu per sehari disisihkan silahkan. Bila dihitung sebulan kan? lumayan juga bisa terkumpul bersedekah, untuk beli lahan berapa meter saja, akan dijadikan Kampung Mazolat. Siapa pun yang mau menyisihkan hartanya, paparnya, silahkan dan tidak dipatok. Kalau di bank saja nabung ada bunganya.

“Yakin, dan pasti kalau bersedekah pasti akan ada bunganya juga untuk di akhirat nanti, bahkan mungkin insyaallah lebih,” terangnya.

Terakhir, Ir Iwan Nez menambahkan, rencananya sekitar 10 hektar akan dilelangkan, tapi secara bertahap. Intinya, untuk mendidik adik-adik (santri) disini bisa menimba ilmu pengetahuan agama yang layak. Hal ini harus menjadi tanggungjawab semuanya. Kedepan akan bermanfaat secara kontinyu, untuk kesejahteraan masyarakat, tanpa terkecuali secara global.

Terpisah, Pimpinan DPP Mazolat Pilar Jagat, Kabupaten Cianjur, Aang Zain merasa senang, terharu dan bangga, akan ide dan konsep atau gagasan diluncurkan. Insyallah akan mendapatkan keberkahan di dunia juga akhir nanti, bila selalu melakukan kebaikan dan hal positif.

“Ya, dengan niatan ikhlas, pasti dan yakin ada jalan keluar tujuan dimaksud. Karena, memberi itu tenangkan hati seperti matahari yang menyinari bumi. Itu sangat kental terasa,” ujar salah seorang tokoh Agama di Cianjur, kepada Awak Media.

Aang menyambungkan, bila selalu bersedekah itu tidak akan mengurangi harta benda yang dimiliki. Harus yakin, dan pasti itu akan dirasakan terjadi. Apa yang dilakukan dengan kebaikan saat ini, akan menjadi suatu nilai plus.

“Insyaallah, bisa menjadikan suatu nilai-nilai norma baik, ilmu pengetahuan agama kuat, untuk regenerasi muda di masa depan. Tentunya secara berkesinambungan,” terangnya.

Editor: Red
Penulis: M|Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *