SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Kawasan Pariwisata Gunung Kasur Terbuka Untuk Investor

1003
×

Kawasan Pariwisata Gunung Kasur Terbuka Untuk Investor

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Kawasan pariwisata Gunung Kasur yang meliputi areal Desa Gadog dan Cibodas, Kecamatan Pacet, memiliki panorama indah dan nilai sejarah. Namun sayangnya belum ada investor atau upaya serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk mengembangkan areal wisata tersebut.

Kepala Desa Gadog, Miftahudin menuturkan, areal Gunung Kasur ini memiliki potensi alam yang luar biasa, untuk pengelolaanya sendiri saat ini bisa dilaksanakan secara mandiri dan dikelola oleh Kompepar Desa Gadog. Selain tempat wisata Gunung Kasur ini merupakan sumber mata air bagi masyarakat Gadog, sehingga jika ada investor yang ingin mengembangkannya, harus wisata berbasis alam.

“Kami sangat terbuka terhadap investor yang menawarkan diri untuk mengelola dan menata kawasan Gunung Kasur,” terangnya.

Miftah sangat berharap kawasan Gunung Kasur ini bisa dikembangkan untuk wisata alam, meliputi paralayang dan motor trail. Pihaknya yakin jika dikembangkan serius, Gunung Kasur ini memiliki potensi luar biasa.

Dirinya mengaku sudah ada investor yang mencoba paralayang yang terjun dari atas Gunung Kasur dan mendarat di lapangan Desa Cibodas, Kecamatan Pacet. Selain itu ada juga ada yang mencoba motor trail sepanjang jalur Gunung Kasur.

“Kami harapkan, Pemkab Cianjur juga bisa mendorong datangnya investor. Karena jika serius dibangun, bisa mendorong perekonomian warga sekitar,” ujarnya.

Menurutnya saat ini adanya keterbatasan anggaran di desa, pasalnya untuk tahun 2020 akan dibangun sarana olahraga desa dan dana akan tersedot ke sana. Belum lagi adanya pembangunan usulan wilayah di tingkat dusun.

“Ini membuat penganggaran sulit untuk pembangunan gunung kasur, sehingga pengembanggannya harus menggunakan dana dari investor,” jelasnya.

Untuk saat ini saranan umum pun belum memadai, namun potensi wisata jika dikembangkan secara optimal bisa lebih baik. Saat ini untuk pengembangan Kawasan Gunung Kasur sendiri, oleh kompepar sudah ada pembenahan spot selfie dan penataan beberapa titik gunung kasur.

“Saat ini Pemkab Cianjur melalui Dinas Pariwisata dan Olahraga tengah serius komunikasi dengan kami bersama Pemdes Cibodas, terkait pengelolaan pariwisata paralayang,” tuturnya.

Menurutnya sekarang sedang dilakukan studi kelayakan diharapkan bisa pemerintah bisa serius ditambahkannya jika ini dikembangkan
bisa menjadi pemicu pengembangan objek wisata lainnya di gunung kasur.

Sementara itu Ketua Kompepar Desa Gadog Tatang menjelaskan, saat ini pihaknya tengah terus berinovasi untuk pengembangan kawasan pariwisata di Gunung Kasur dan sekitarnya. Salah satunya dengan membuka akses spot selfi, dan membangun mushola serta toilet umum.

“Kalau pun untuk serapan dana dari pemerintah hingga saat ini belum turun. Namun kami mengelola dan menatanya secara swadaya,” paparnya.

Diakuinya Gunung Kasur ini memiliki potensi yakni sebagai lokasi paralayang, pendakian, serta camping ground. Tentunya jika dimaksimalkan dan digali potensinya, gunung kasur menjadi destinasi wisata yang potensial.

“Saya harapkan adanya investor dan juga perhatian pemerintah untuk terus bersama – sama mengembangkan kawasan pariwisata Gunung Kasur,” tandasnya.

Editor: Red
Penulis: Farhaan MR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *