SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Megapolitan

Kapolres Metro Tangerang Kota Sosialisasi Cegah Tawuran di Wilayah

23
×

Kapolres Metro Tangerang Kota Sosialisasi Cegah Tawuran di Wilayah

Sebarkan artikel ini

Metromedianews.co – Aksi kejahatan jalanan berupa tawuran dan geng motor dinilai sudah sangat memprihatikan, diperlukan peran dan pemahaman masyarakat dilingkungan dalam mengantisipasi dan mencegah sedini mungkin agar tidak ada korban jiwa yang merugikan lingkungan dan keluarga.

Menanggapi hal tersebut Polres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya dan seluruh Polsek jajaran melakukan sosialisasi antisipasi tawuran di wilayah yang dianggap kerap terjadi aksi tawuran yang dilakukan oleh kelompok remaja maupun kelompok ormas.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, aksi tawuran saat ini merupakan hal luar biasa dan harus ada tindakan pencegahan. Bahkan untuk melakukan tawuran tersebut mereka sudah janjian melalui media sosial (medsos).

“Antar kelompok ini biasanya sudah janjian lewat medsos untuk tawuran, dan mereka juga telah menyiapkan senjata tumpul, senjata tajam maupun air keras untuk melukai pihak lawan,” kata Zain dalam kunjungan sosialisasi antisipasi tawuran di Balai RW-15 Perumahan Mahkota Simprug, Kelurahan Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Selasa (30/5/2023) malam.

Kapolres mengungkapkan, wilayah Ciledug merupakan lokasi yang rawan terhadap aksi tawuran, beberapa peristiwa tawuran terjadi di wilayah perbatasan dan lintasan antara Tangerang Kota, Jakarta Selatan dan Kota Tangerang Selatan ini.

“Aksi tawuran ini tidak mengenal waktu, dilakukan siang maupun malam hari, di jalan umum hingga masuk perkampungan, mereka memvideokan dan mengunggahnya di medsos, tujuannya untuk mendapat pengakuan dan di takuti pihak lawan,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *