SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
AmerikaInternasionalTimur Tengah

AS-Iran Bahas Dana Rekonstruksi US$300 Miliar dalam Draf Kesepakatan Perdamaian

113
×

AS-Iran Bahas Dana Rekonstruksi US$300 Miliar dalam Draf Kesepakatan Perdamaian

Sebarkan artikel ini

WASHINGTON – Amerika Serikat dan Iran dilaporkan tengah membahas sebuah draf kesepakatan yang mencakup pembentukan dana investasi dan rekonstruksi senilai sekitar US$300 miliar sebagai bagian dari upaya penyelesaian konflik dan normalisasi hubungan kedua negara.

Informasi tersebut pertama kali muncul dalam laporan yang dikutip sejumlah media internasional yang menyebut adanya pembahasan mengenai skema pendanaan jangka panjang untuk membantu pemulihan ekonomi Iran pascakonflik. Dana tersebut disebut tidak secara langsung dikategorikan sebagai kompensasi perang, melainkan dikemas dalam bentuk dana investasi internasional atau investment fund.

Draf Kesepakatan Masih Dalam Tahap Negosiasi

Laporan yang beredar menyebutkan bahwa proposal tersebut masih berada dalam tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan resmi pemerintah Amerika Serikat maupun Iran.

Sejumlah sumber yang mengetahui proses negosiasi menyatakan bahwa nilai dana yang dibahas dapat mencapai sekitar US$300 miliar. Namun hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai persetujuan akhir dari kedua pihak.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan masih mempertimbangkan berbagai poin dalam rancangan kesepakatan tersebut, termasuk isu keamanan kawasan, program nuklir Iran, pembukaan jalur perdagangan internasional, serta mekanisme pendanaan yang akan digunakan.

Perbedaan Pandangan Washington dan Teheran

Dalam berbagai laporan media internasional, Iran disebut memandang skema tersebut sebagai bagian dari pemulihan kerugian akibat konflik dan sanksi ekonomi yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Sementara itu, pihak Amerika Serikat disebut lebih memilih menggunakan istilah dana investasi internasional dibandingkan kompensasi atau ganti rugi perang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *