“Tentunya dengan hal ini membuat kami cemburu, kenapa mereka mudah untuk mendapatkannya, sedangkan kios lainnya sudah dua bulan sejak Juni hingga Juli belum dapat pasokan SP-36 dari PSC,” ungkapnya.
Kami siap menjadi saksi, karena selama ini PSC selaku Distributor sudah tebang pilih, apa karena kios diluar kami berani dengan harga tinggi, sehingga gampang mendapatkan pupuk jenis SP-36, ucapnya.
“Harusnya pihak Dinas Pertanian lebih peka dalam persoalan ini, apalagi harga jual SP-36 mencekik kantong petani, oleh karena itu kami meminta Distan terjunkan Tim KP-3 dan tindak tegas kenakalan Distributor PSC,” pungkasnya.(Jun)















