PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
Daerah

Dugaan Ada Penyelewengan DD di Palasari Soal Program Peningkatan Peternakan dan Proyek Penerangan Jalan Umum

98
×

Dugaan Ada Penyelewengan DD di Palasari Soal Program Peningkatan Peternakan dan Proyek Penerangan Jalan Umum

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Kab. Tangerang – Diduga adanya penyelewengan dalam penggunaan dana desa di desa Palasari, kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang soal Program Peningkatan Peternakan dan Proyek Penerangan Jalan Umum (PJU).

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Indikasi dugaan dalam penyelewengan penggunaan dana desa itu diketahui adanya ketidaksesuaian antara laporan pertanggungjawaban (LPJ) dengan realisasi di lapangan.

Salah satu temuan yang mencurigakan adalah program Peningkatan Produksi Peternakan Ayam dengan nilai anggaran sebesar Rp50.300.000,- (Lima Puluh Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah).

Sekretaris desa Palasari, Marjani menuturkan bahwa tidak adanya bantuan yang diberikan kepada warga hanya berupa ayam potong, dan bukan dukungan untuk pengembangan peternakan yang terstruktur. Tidak ada spanduk kegiatan, pelatihan, atau sosialisasi seperti yang biasanya dilakukan oleh pemerintah desa lainnya dalam program serupa.

Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa pelaksanaan program tersebut tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disetujui, serta kurangnya transparansi dalam prosesnya.

Selain itu, proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya senilai Rp169.400.000,- (Seratus Enam Puluh Sembilan Empat Ratus Juta Rupiah) juga menjadi sorotan.

Proyek pemasangan 10 titik PJU tersebut dinilai memiliki nilai yang fantastis dan diduga mengalami markup harga. Kecurigaan ini semakin kuat berdasarkan pengakuan dari Marjani yang menyatakan bahwa proyek tersebut tidak melibatkan pihak ketiga.

“Kami melaksanakan proyek ini secara mandiri tanpa melibatkan pihak ketiga,” ungkapnya.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *