“Korban masih telepon dengan orang tua dan kakaknya pada Jumat malam,” ujar salah satu sumber keluarga.
Teman kuliah korban juga menyebutkan bahwa korban masih mengikuti aktivitas perkuliahan hingga Jumat siang sekitar pukul 13.00 WITA.
Dugaan sementara mengarah bahwa pelaku merupakan orang yang mengenal lingkungan kos korban. Pasalnya, akses menuju lokasi kos cukup tertutup dan tidak mudah dilalui orang luar.
Menurut informasi yang diperoleh media metromedianews.co, kamar korban berada di lantai dua dan area kos memiliki pagar pembatas di setiap dua kamar. Selain itu, terdapat kamera CCTV di area tangga lantai satu yang diduga dapat membantu proses penyelidikan.
Warga sekitar menduga, apabila pelaku berasal dari luar lingkungan kos, keberadaannya kemungkinan besar akan terekam CCTV atau diketahui pemilik kos karena akses masuk menuju area kos harus melewati samping rumah dan kios milik pemilik kos.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kupang Kota saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan jenazah mahasiswi tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan autopsi.
“Iya benar bang, hari Sabtu lalu penemuan jenazah. Sudah kita autopsi, tinggal menunggu hasilnya,” ujar Kasat Reskrim melalui pesan WhatsApp kepada media kami.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban sembari menunggu hasil resmi autopsi.
Penulis: Firdan Nubatonis















