“Selain itu juga bisa mengantisipasi kerawanan yang ada di wilayah Jakarta Barat dan seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya,” sambungnya.
Badya menyebut, kegiatan Jumat Curhat juga sebagai tempat untuk mengkoreksi kinerja Polri di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Selain Jumat Curhat, Polda Metro Jaya juga meluncurkan Program Polisi RW untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat di mana untuk membantu kinerja Bhabinkamtibmas.
“Tugas RW sangat berat, sehingga kita semua harus memberikan dukungan termasuk Bhabin dan Polisi RW. Aksi Tawuran saat ini sudah berkurang mari kita jaga bersama dan keberhasilan ini juga merupakan hasil kinerja para ketua RW dan RT,” kata Badya.
“Sekarang memasuki Tahun Politik agar para Pengurus wilayah mengantisipasi kasus yang berkaitan dengan SARA,” imbuhnya.
Dari hasil diskusi antara Ditbinmas Polda Metro Jaya bersama warga RW 11 antara lain, menghidupkan kembali peran FKPM dan menambah personel di Polsubsektor yang dapat menerima laporan masyarakat serta bagaimana waskat untuk meningkatkan Kamtibmas di wilayah.
Adapun rencana tindak lanjut dan solusi dari Dirbinmas, agar Polsek mengajak para Tokoh masyarakat untuk menghidupkan kembali FKPM sebagai tempat penyelesaian masalah warga dengan mengedepankan musyawarah.
“Insyaallah akan ada penambahan personil di Polsubsektor untuk meningkatkan kembali pelayanan kepada masyarakat. Tingkatkan kembali kegiatan Poskamlingnya terutama Patroli wilayah di Jam-jam rawan untuk mencegah terjadinya kejahatan,” kata Badya.
(dedy)













