Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
Megapolitan

Jumat Keliling di Wilayah Hukum Polsek Ciledug, Ini Pesan Kapolres

×

Jumat Keliling di Wilayah Hukum Polsek Ciledug, Ini Pesan Kapolres

Sebarkan artikel ini
16 Pengunjung

Metromedianews.co – Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho bersama pejabat utama (PJU) dan Kapolsek Ciledug melaksanakan kegiatan rutin Jumat keliling. Jumat (21/7/2023) bertempat di Masjid Agung Al-Ikhlas, Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Kapolres berpesan, di lingkungan Masjid perlunya dilakukan pengamanan baik didalam masjid maupun di area perparkiran.

“Potensi pencurian kendaraan bermotor dapat terjadi dimana saja, termasuk Masjid. agar dilakukan pengamanan baik, termasuk memasang CCTV di area parkiran, kejahatan terjadi bukan hanya karena niat dari pelaku, namun karena adanya kesempatan,” katanya.

Zain mengatakan, Kegiatan Jumat keliling sekaligus Jumat Curhat ini merupakan program Polda Metro Jaya. Polisi mendengar, mencatat dan membantu masyarakat menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lingkungan.

“Kita (Polisi) harus bekerja sama dan sama-sama bekerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah,” tuturnya.

Dalam kesempatan Jumat keliling, Zain selalu berpesan dihadapan jamaah terutama orang tua yang memiliki anak berusia remaja. Pengawasan terhadap pergaulan diluar lingkungan menjadi perhatian orang tua agar anak-anak tidak terjerumus pada pergaulan bebas, menjadi korban atau pelaku kejahatan.

“Pengaruh lingkungan jangan sampai anak-anak remaja bermain dengan Narkoba maupun mengkonsumsi minuman keras (miras) karena salah satu penyebab terjadinya suatu tindak kejahatan berawal dari pengaruh obat-obatan terlarang dan miras, tawuran, geng motor dan begal,” tuturnya.

Menurut Zain, orang tua memiliki peran dalam pengawasan anak berusia remaja, cek akun Instagram, WhatsApp hingga Twitter, anak masing-masing. karena, sering terjadi tawuran di mulai lewat janjian di media sosial.

“Peran serta seluruh lapisan masyarakat. Baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas kita perlukan dalam menjaga kamtibmas, agar selalu kondusif,” katanya.

Selanjutnya menghadapi tahun politik saat ini, gesekan antar pendukung bakal calon rentan terjadi di lingkungan, jaga Persatuan dan Kesatuan Negara Republik Indonesia (NKRI). jangan jadikan perbedaan dukungan dapat meruntuhkan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Program Polisi RW, Bhabinkamtibmas dan Binamas ada di setiap lingkungan, laporkan sekecil apapun kejadian yang berpotensi pada perpecahan,” ungkap Zain.

Zain menambahkan, kegiatan setiap Jumat dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) adalah bentuk nyata polisi hadir ditengah masyarakat, Polisi akan memberikan Informasi terkini dan siap menampung permasalahan yang terjadi di lingkungan secara langsung, sekaligus memberikan solusi secara bersama-sama.

“Kami menghimbau kepada DKM Masjid. Masjid adalah tempat beribadah jangan sampai tempat ini dijadikan mencari dukungan oleh para peserta Pemilu 2024,” pesannya.

(Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *