MetroMediaNews.co|Jakarta – Beredar kabar pembangunan lokasi sementara (Loksem) Pasar Duri yang berlokasi di wilayah Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, disidak oleh Team Pemerintah Kotamadya Jakarta Barat.
Menanggapi hal itu Lurah Duri Selatan M Ghufri Fatchani membenarkan kedatangan Team Pemkot Jakarta Barat beberapa waktu lalu ke lokasi loksem Pasar Duri, namun dalam rangka survei untuk konsep penataannya.
“Bukan sidak, tapi survei dalam rangka konsep penataan loksem tersebut, karena rencananya Pasar Duri ini nantinya akan dijadikan Pasar Percontohan di Jakarta Barat,” kata Ghufri kepada MetroMediaNews.co, di ruang kerjanya, Senin (7/12/2020) siang.
Ghufri menjelaskan, rencana pembangunan loksem Pasar Duri mengingat kebutuhan masyarakat untuk lebih meningkatkan ekonomi, khususnya bagi para pedagang lama pasca kebakaran beberapa waktu lalu.
“Keberadaan Pasar Duri sejak lama sudah ada, namun tampak semrawut dan tidak tertata. Musibah kebakaran kemarin ada hikmahnya, oleh karena itu atas kebutuhan masyarakat maka pemerintah mendukung dengan dibangunnya loksem diatas lahan SDA dengan konsep dan penataan yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Lanjut Ghufri, untuk sementara SK loksem Pasar Duri belum di terbitkan karena masih dalam proses kajian dan analisa atas konsep penataannya.
“Mohon doa dan dukungannya, semoga proses penataan loksem Pasar Duri dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan ketentuan dan prosedur dari Pemkot Jakarta Barat,” ucapnya.
Senada disampaikan Ketua RW 05 Wahyu Wibisana atau akrab disapa Teten, bahwa dirinya mendukung penuh dengan adanya penataan loksem mengingat kebutuhan masyarakat.
“Jika SK loksem Pasar Duri sudah diterbitkan tentunya akan dilakukan perubahan bangunan sesuai dengan konsep penataan yang lebih baik lagi, lebih dari itu semua tak lepas dari dukungan Pemkot Jakbar,” pungkasnya.(Dedy R)













