SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Malang Nasib Risnawati Jadi Korban Penganiayaan WNA Timteng

816
×

Malang Nasib Risnawati Jadi Korban Penganiayaan WNA Timteng

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Miris nasib yang dialami Risnawati (29), lantaran menjadi korban penganiayaan diduga oleh oknum WNA asal Timur Tengah, di Kawasan Desa Sukanagalih Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur. Korban kini masih mengalami trauma dan luka-luka pasca kejadian.

“Awal kejadiannya itu ketika saya sedang masak di tempat saudara saya di salah satu villa di Kota bunga. Setelah itu mantan suami saya datang dan datang lalu berkelahi adu mulut, hingga saya ditampar dua kali olehnya,” jelasnya.

Akan tetapi setelah itu dirinya pergi dan meninggalkan mantan suaminya. Dirinya berusaha menghindar supaya tidak terjadi perkelahian lagi, akan tetapi saat dirinya pergi memakai mobil beserta sodaranya, mantan suaminya malah ikut mengejarnya.

“Mobil saya dikejar-kejar dari Villa Kota Bunga Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, hingga Jalan Raya Puncak Kana Kampung Sukarame, sekitar 3 kilometer jauh dan kecepatan pun lebih dari 100 km per jam,” ungkapnya.

Lanjutnya, mobil korban terus ditabrak dari arah belakang berulang kali, hingga mobilnya terbalik. Akibatnya dirinya mengalami luka – luka dan masyarakat pun yang menjadi saksi ikut membantu evakuasi dan membawa ke RSUD Cimacan.

“Hingga kini saya mengalami luka dan trauma. Peristiwa ini sudah dilaporkan ke Polres Cianjur dan langsung ditindak lanjuti,” bebernya.

Dirinya dan keluarga berharap peristiwa ini tak terulang kembali. Kini pihak keluarga menunggu semoga kasus ini cepat ditindaklanjuti kepolisian dan diusut tuntas.

“Penganiayaan ini bukan hanya sekali tapi sering terjadi, makanya saya ingin kasus ini segera ditangani kepolisian,” tukasnya.

Sementara itu pihak Polres Cianjur belum bisa dimintai keterangan ihwal kejadian ini.

Editor: Dedy Rahman
Reporter: Farhan MR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *