PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
HOME

IRT di Koto Baru Jadi Korban Perkosaan, Polisi Buru Pelaku

2448
×

IRT di Koto Baru Jadi Korban Perkosaan, Polisi Buru Pelaku

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Kepolisian Sektor Tanjung Raya tengah memburu pelaku pemerkosa W (38) seorang ibu rumah tangga (IRT) anak empat, warga Koto Baru, Kenagarian Duo Koto, kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

“Kita masih melakukan pengembangan dan mencari pelaku. Diduga pemerkosaan ini sudah direncanakan oleh pelaku,” ucap salah seorang petugas kepolisian Polsek Tanjung Raya saat dikonfirmasi MetroMediaNews.co, Senin (2/12/2019).

Sementara itu, W (38) korban pemerkosaan menuturkan, bahwa kejadian terjadi pada Minggu (1/12/2019) sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu korban beserta 4 orang anak nya sedang tidur dirumah, dan suami korban pada saat kejadian sedang diluar bekerja.

“Saya kaget saat tidur ada seseorang berada disamping saya. Kemudian saya melakukan perlawanan dan pelaku memukul kepala saya dengan batu sebanyak empat kali,” ujarnya saat dimintai keterangan oleh MetroMediaNews.co, Senin (2/12/2019).

Adanya perlawanan dari korban, kemudian pelaku melarikan diri lewat jendela rumah yang telah dirusak nya tanpa sempat berpakaian.

“Saya sempat mengejar pelaku dan teriak minta tolong kepada warga, tapi sayang tidak ada warga yang mendengar karena keadaan malam itu hujan deras,” katanya.

Selanjutnya korban memberi kabar dengan menelpon abang dan suaminya. Untuk selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Balaia Ahad karena mengalami penganiayaan.

“Saya melawan sekuat tenaga dan akibat dipukul menggunakan batu oleh pelaku saya mengalami luka di bibir, pipi dan kening bengkak,” terangnya.

Mengetahui adanya kejadian penganiayaan dan perkosaan yang dialami W, warga langsung mencari keberadaan pelaku.

Atas kejadian itu korban langsung melaporkan kepada Polsek Tanjung Raya.

“Saya berharap kepada polisi untuk segera menangkap pelaku,” ungkapnya dengan nada sedih.

Editor: Red
Penulis: Affandi/Riski

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *