HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOME

Arogan, Oknum Petugas Pelabuhan Gayam Pukul dan Ancam Wartawan

72
×

Arogan, Oknum Petugas Pelabuhan Gayam Pukul dan Ancam Wartawan

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co|Sumenep – Akhmadi wartawan Sindikat Post dan juga anggota Organisasi Pers Sindikat Wartawan Indonesia (SWI) wilayah Sumenep menjadi korban penganiayaan dan kekerasan oleh oknum petugas Pelabuhan Gayam OPP Klas III Sapudi, Sumenep, Jawa Timur, pada Jumat (31/2/2020). Selain mendapat kekerasan korban juga di intimidasi dan diancam oleh pelaku.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Korban menuturkan, kejadian berawal saat dirinya datang ke Pelabuhan Gayam dengan maksud menurunkan pesanan pembelian Paving Stone milik dirinya untuk pembangunan Asta Keramat Raden Angganiti.

Kemudian datang pelaku Sainur Rahman atau biasa dipanggil Sinol tanpa basa basi dengan gaya preman dan arogan mengeluarkan bahasa ancaman kepada korban.

“Ada apa Wartawan disini?, Wartawan tukang lapor!!!. Ayo diceburkan ke laut biar tidak pulang ke rumahnya, kata pelaku dengan nada marah. Lalu spontan saya menjawab dengan santun, emangnya ada apa???, saya kesini untuk turunkan paving pesanan dari perahu,” ungkap Akhmadi, Minggu (2/2/2020).

Rupanya jawaban korban malah membuat pelaku marah. Jawaban itu dianggap pelaku menantang dirinya. Kemudian pelaku memukul kepala korban dibagian kepala sebelah kanan tepat diatas telinga. Maklum di Pelabuhan Gayam merupakan daerah kekuasaannya.

“Setelah memukul dia pergi dan saya langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Sapudi,” ucap Akhmadi.

Tiba di Polsek Sapudi, korban langsung diterima oleh Kapolsek Sapudi AKP M Sakrani. Didampingi Kapolsek dan anggotanya, korban kemudian diantar ke Puskesmas Kecamatan Gayam guna dilakukan visum.

“Atas kejadian yang saya alami, demi kehormatan Jurnalis, media saya, dan SWI, saya tidak terima atas kejadian ini. Oknum petugas Pelabuhan Gayam itu harus dihukum seberat -beratnya atas sikapnya yang ala preman,” tegasnya.

Editor: Dedy Rahman
Penulis: M Nasir

HUT RI ke-81 – Reward MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *