Selain itu kegiatan dapur umum juga mendapat respon baik dari tokoh masyarakat setempat dan beberapa organisasi yang langsung menyerahkannya kepada posko.
“Pemerintah kelurahan dan kecamatan pun turut membantu, bahkan ada juga bantuan dari Pemprov DKI Jakarta, provinsi dan Palang Merah Indonesia (PMI). Sehingga bantuan-bantuan tersebut memang sangat dibutuhkan warga kami,” terangnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga memiliki fasilitas group WhatsApp yang mana segala kegiatan dan komunikasi dapat dilakukan melalui Zoom Meeting, sehingga Camat dan Lurah bisa memantau kegiatan gugus tugas Covid di tingkat RW.
“Saya pikir sangat serius, karena di kelurahan Ciracas sudah ditetapkan sebagai zona merah. Maka dari itu seluruh RW berupaya untuk keluar dari zona merah untuk menjadi zona yang aman atau zona hijau,” ungkapnya.
Oleh karena itu Sugiman menghimbau agar warganya untuk selalu senantiasa melaksanakan dan mentaati yang dianjurkan oleh pemerintah.
“Jaga kebersihan dan kesehatan, rajin cuci tangan setiap selesai kegiatan lalu gunakan masker dan jaga jarak. Kemudian kami juga menghimbau para jamaah agar menahan diri. Beribadah tidak dilarang namun yang dilarang adalah kerumunan. Sebaiknya beribadah di rumah masing-masing saja,” tandasnya.
Editor: Red
Penulis: Iwan S













