“Respons positif dari Ketua DPRD, Kapolres, dan Kajari menunjukkan bahwa mereka sangat menghargai kemitraan dengan media dalam mengawal isu-isu sosial, khususnya penyelamatan generasi muda dari bahaya narkoba,” kata Todung.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang harus diperangi oleh seluruh elemen masyarakat.
“Perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Dibutuhkan kerja sama seluruh komponen masyarakat, termasuk media, dunia pendidikan, pemerintah, dan keluarga. Narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan bangsa,” tegasnya.
Bentengi Pelajar Sejak Dini
Sementara itu, Ketua Korwasis Madina, Ringgo, menjelaskan bahwa penyuluhan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, baik dari sisi hukum, kesehatan, maupun dampak sosial.
Menurutnya, edukasi sejak dini menjadi langkah penting untuk membentengi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh peredaran narkotika.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membentengi adik-adik pelajar SMP dan SMA agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. Harapannya, mereka tidak hanya memahami konsekuensi hukum, tetapi juga memiliki kesadaran moral yang kuat untuk menjauhi barang haram tersebut demi masa depan yang lebih baik,” ujar Ringgo.
Penyuluhan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dan insan pers dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Mandailing Natal.
Penulis: Suhartono
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











