MetroMediaNews.co|Cianjur – Tiga orang oknum yang mengaku wartawan, Sabtu (12/12/2020) diamankan jajaran Polsek Mande, Cianjur, Jawa Barat. Informasi yang diterima ketiga oknum yang mengaku wartawan tersebut diduga sudah melakukan pencurian satu ekor anjing peliharaan pemburu babi hutan milik kepala desa Kutawaringin, Kecamatan Mande, Cianjur.
Kepala Kepolisian Sektor Mande AKP Faisal membenarkan bahwa telah mengamankan tiga orang pelaku yang diduga sudah melakukan pencurian satu ekor hewan anjing pemburu babi hutan peliharaan kepala desa Kutawaringin, Kecamatan Mande, Cianjur.
“Benar ketiga pelaku berinisial AD, YE dan Z yang mengaku sebagai wartawan sudah diamankan dikantor Polsek Mande, khawatir diamuk warga kini ketiganya sedang menjalani pemeriksaan oleh anggota kami,” ujarnya.
Kapolsek menjelaskan, tempat kejadian perkara (TKP) diduga pencurian satu ekor anjing peliharaan atau anjing pemburu babi hutan di kampung Neglasari, RT 3/4, Desa Kutawaringin, Kecamatan Mande, Cianjur, sekira pukul 12.30 WIB.
“Kronologisnya ketiga pelaku berinisial AD, YE dan Z dengan cara memberikan makanan yang sudah dicampur dengan obat diduga bius kepada hewan anjing tersebut lalu si hewan anjing pingsan. Belum sempat dibawa kabur sudah dikeperegok warga sekitar hingga pelaku sempat diamankan sama warga dan salah satu pelaku AD saat diamankan oleh warga sudah dalam keadaan luka pada bagian bibirnya,” ujarnya.
Terpisah, Ketua PWI Kabupaten Cianjur Moch Ikhsan menyesalkan atas kejadian tersebut, jadi setelah cek ke Polsek Mande betul. Beberapa oknum yang mengaku wartawan itu sudah diamankan saat ini.
“Saya datang kesitu konfirmasi, untuk mengecek kebenaran. Nah, ternyata mereka tidak bisa menulis. Kartu (Id Card) itu hanya sebatas untuk identitas saja, diduga untuk melakukan aksinya,” katanya.
Masih ujar Ikhsan, kepada masyarakat kalau menemukan orang yang berbuat seperti itu jangan segan-segan untuk melaporkan ke pihak berwajib, tidak perlu takut dan merasa khawatir apapun.
“Ya, karena itu sudah bukan lagi profesi sebagai wartawan,” jelasnya.
Ketua PWI Cianjur menambahkan, mengenai seragam kemeja humas disalah satu instansi yang dikenakan oleh satu orang sudah kita ambil.
“Saya ambil bajunya karena memang sudah keluar jalur profesi,” pungkasnya.(Jay)















