HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOMENasional

Puluhan Oknum Anggota PSHT Aniaya Delapan Pemuda di Semarang

2757
×

Puluhan Oknum Anggota PSHT Aniaya Delapan Pemuda di Semarang

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Semarang – Tindakan penganiayaan terhadap 8 pemuda terjadi diwilayah hukum Polres Semarang. Dugaan sementara kasus tersebut terjadi akibat kesalahpahaman. Namun akibat peristiwa itu 8 korban mengalami luka cukup serius.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Delapan korban diantaranya Ali Ceo (20), Rizal (14), Bima (18), Bahrul (15),Tedy Kurniawan (15), Ivana (17), Lukman (17) dan Noha (18).

Korban Ali Ceo (20) warga Poncoroso menjelaskan, kejadian berawal dari saat dirinya hendak ganti pakaian diruang ganti pakaian di kolam renang Sri Nugroho, Glodokan, Harjosari, Bawen, Kabupaten Semarang, pada Sabtu, 11 September 2021.

Saat dia masuk ke ruang ganti pakaian, ternyata didalamnya ada seorang wanita yang sedang ganti pakaian.

“Saya tidak tau karena diruang itu tidak ada tulisan pria/wanita. Jadi tidak sengaja dan tidak tau kalau didalam ada seorang wanita,” ujarnya kepada wartawan.

Atas kejadian itu lalu wanita tersebut yang diketahui anak dari ISU selaku tokoh sasana JD Aster PSHT Kabupaten Semarang melaporkan atas apa yang dialaminya.

“Kemudian kami dipanggil oleh orang tua si wanita ke sasana JD Aster lingkungan Ngandekan, Harjosari, Bawen, untuk Klarifikasi,” katanya.

Setelah 8 korban sampai di sasana ternyata sudah di tunggu lebih dari 50 orang anggota JD Aster. Tidak berlangsung lama terjadilah tindak kekerasan dan penganiayaan kepada 8 korban.

“Kami dianiaya dengan tangan di pegangi, lalu disiram dengan air wipol di kamar mandi oleh para pelaku (anak dan bapaknya). Setelah dihajar di vidio oleh pelaku, korban kemudian disuruh menyebutkan nama dan alamat,” jelasnya.

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *