PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
Daerah

Helaran Budaya Cianjur Ke-347, Ribuan Warga Cianjur Tumpah Padati Jalan Protokol Saksikan Pawai Iring Iringan

93
×

Helaran Budaya Cianjur Ke-347, Ribuan Warga Cianjur Tumpah Padati Jalan Protokol Saksikan Pawai Iring Iringan

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Cianjur – Ribuan warga Cianjur tumpah Riah padati jalan protokol kiri kanan untuk menyaksikan Iring iringan pawai di acara Helaran Budaya Hari Jadi Cianjur (HJC) yang Ke-347 dan memperingati hari kemeredekaan Republik Indonesia ke-79, pada Minggu (18/8/2024). berbagai kesenian pun ditampilkan di acara helaran budaya teresebut.Event Helaran Budaya teresebut setiap tahunnya digelar oleh pemerintah daerah cianjur.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Pantuan metromedianews.co Kegiatan pawai helaran budaya diawali dengan menampilkan Ikon khas Cianjur yaitu Kuda Kosong berada di barisan depan. Kebudayaan tersebut merupakan perwujudan dari sejarah masa lalu Cianjur yang dihadiahi kuda oleh Kerajaan Mataram usai dianggap sebagai saudara.

Kuda kosong pun menjadi rangkaian yang paling dinanti, terlebih kuda tersebut dipercaya masyarakat merupakan tumpangan dari Eyang Raden Suryakencana.

Usai kesenian Kuda Kosong, Helaran dilanjut dengan iringan kesenian dari setiap kecamatan di Cianjur, dengan berbagai penampilan kreasi dan produk unggulan ditiap wilayah Kecamatan. Namun tak hanya budaya lokal, kebudayaan Indonesia juga turut ditampilkan seperti tarian barongsa dan yang lainnya.

Alin (37) seorang warga asal Kecamatan Naringgul mengatakan, ia sengaja datang jauh jauh hanya untuk melihat helaran budaya yang hanya ada setiap setahun sekali yang tidak asing lagi akan ada penampilan berbagai kesenian. Namun, yang utama untuk menyaksikan penampilan kuda kosong.

“Tadi kita datang sama keluarga sekitar pukul 5:30 WIB. Hanya pengen lihat penampilan Kuda Kosong yang katanya ada yang menaiki cuma tidak terlihat,” kata Alin kepada awak media di lokasi Helaran Budaya, Minggu (18/8/2024).

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *