SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOMEKab. Mandailing NatalPemerintahanSosial

Bupati Madina Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan dalam Pengukuhan Kampung Siaga Bencana di Siabu

163
×

Bupati Madina Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan dalam Pengukuhan Kampung Siaga Bencana di Siabu

Sebarkan artikel ini
Pengukuhan dan simulasi uji SOP Kampung Siaga Bencana di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal

MANDAILING NATAL – Apel Pengukuhan dan Simulasi Uji Standar Operasional Prosedur (SOP) Kampung Siaga Bencana (KSB) digelar di Lapangan Kantor Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Mandailing Natal.

Turut hadir dalam kegiatan itu perwakilan Kementerian Sosial RI dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), Yulius Arianto Daud selaku fasilitator Kemensos RI, Asisten III Setdakab Mandailing Natal Drs. Lismulyadi, Camat Siabu Ahmad Fadlan Lubis, Sekretaris Dinas Sosial Madina, Kepala Pos Basarnas Mandailing Natal, Kepala KUA Siabu, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Program Kampung Siaga Bencana merupakan inisiatif strategis yang bertujuan membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana. Melalui program ini, warga didorong untuk lebih sadar terhadap risiko bencana, memiliki kemampuan mitigasi, serta mampu melakukan tindakan cepat dan mandiri saat kondisi darurat terjadi.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari relawan kebencanaan, tokoh masyarakat, hingga aparatur pemerintah setempat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan sistem penanggulangan bencana yang efektif dan berkelanjutan.

Selain pengukuhan, kegiatan juga diisi dengan Simulasi Uji SOP Kampung Siaga Bencana. Dalam simulasi tersebut, peserta mempraktikkan berbagai prosedur penanganan darurat, mulai dari penyebaran informasi peringatan dini kepada masyarakat, evakuasi warga menuju titik aman, hingga koordinasi antarbidang seperti posko, logistik, dapur umum, layanan kesehatan, dan tim evakuasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *