Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Sosial RI melalui semangat gerakan #KemensosSelaluAda dalam setiap upaya penanganan dan mitigasi bencana.
Camat Siabu, Ahmad Fadlan Lubis, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya penanggulangan bencana di wilayah Kecamatan Siabu maupun daerah lain di Kabupaten Mandailing Natal.
“Kami siap siaga melaksanakan penanggulangan bencana dan bekerja sama secara sukarela untuk saling membantu apabila terjadi bencana. Kami menjunjung tinggi nilai kebersamaan, gotong royong, dan kesetiakawanan sosial dalam penanggulangan bencana,” tegas Fadlan.
Sementara itu, Asisten III Setdakab Mandailing Natal, Drs. Lismulyadi, menegaskan bahwa keberhasilan penanggulangan bencana sangat bergantung pada kesiapan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Kampung Siaga Bencana adalah garda terdepan kita. Dengan adanya pengukuhan dan pelatihan ini, kita tidak hanya menyiapkan peralatan, tetapi juga membangun mental dan keterampilan masyarakat agar tetap sigap serta tidak panik ketika menghadapi bencana,” ujarnya.
Menurutnya, pembentukan Kampung Siaga Bencana di Kecamatan Siabu diharapkan dapat menjadi model bagi kecamatan lain di Kabupaten Mandailing Natal dalam penerapan manajemen risiko bencana berbasis masyarakat.
Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan guna memastikan efektivitas program Kampung Siaga Bencana tetap terjaga.
Usai apel pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana yang diperagakan oleh peserta dari masing-masing bidang, mulai dari pengelolaan shelter, logistik, posko, dapur umum hingga proses evakuasi korban bencana.















