MANDAILING NATAL – Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-6 Tingkat Kecamatan Siabu resmi dibuka oleh Camat Siabu, Ahmad Fadhlan Lubis, S.Sos., M.M., di Lapangan Kantor Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi ajang pembinaan, pengembangan bakat, sekaligus kompetisi positif bagi para santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT).
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Porsadin VI diikuti oleh 15 Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) dari total 30 MDA yang ada di Kecamatan Siabu. Para peserta bersaing dalam 14 cabang perlombaan yang meliputi olahraga, seni Islami, serta berbagai keterampilan keagamaan khas santri.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kantor Urusan Agama (KUA) Siabu, pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), para kepala madrasah, guru, tokoh masyarakat, serta ratusan santri yang antusias mengikuti kegiatan.
Dalam sambutannya, Camat Siabu Ahmad Fadhlan Lubis menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras sehingga Porsadin VI dapat terselenggara dengan baik meski di tengah keterbatasan anggaran.
“Di tengah keterbatasan dana, panitia masih mampu menyelenggarakan kegiatan ini demi membentuk generasi bangsa yang religius, berkarakter, dan berprestasi,” ujar Ahmad Fadhlan Lubis.
Menurutnya, Porsadin memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda melalui kompetisi yang sehat, sportif, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.
KUA Siabu Berikan Dukungan Penuh
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siabu, Edi Agusman, S.Ag., juga menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Porsadin VI. Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di antara santri, guru, dan seluruh madrasah diniyah di Kecamatan Siabu.
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











