SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Cianjur

Ada Penampakan 10 Ekor Owa Jawa di Kawasan Wisata Gunung Pabeasan

321
×

Ada Penampakan 10 Ekor Owa Jawa di Kawasan Wisata Gunung Pabeasan

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Cianjur – Owa Jawa atau Hylobates Moloch adalah jenis kera atau primata dari spesies ‘Owa’ yang yang paling langka dan sudah hampir mau punah di tanah Jawa ini. Owa adalah sejenis primata anggota suku Hylobatidae dengan angka populasinya antara seribu hinga dua ribu ekor saja yang hidup di pulau Jawa bagian Barat.

Pada Sabtu pagi (5/6/2021) sekitar pukul 10.00 WIB sekelompok Owa Jawa yang berjumlah sekitar 10 ekor muncul menampakan diri diatas pohon pinus dengan cara bergelantungan dikawasan lokasi Wisata Gunung Pabeasan, kawasan hutan Wangunjaya yang masih alami.

Informasi yang diterima MMN.co, momen saat kemunculan penampakan 10 ekor Owa Jawa (Hylobates Moloch) itu diabadikan direkam oleh salah seorang petugas kehutanan bagian sadapan getah pohon pinus.

Nanag (39) seorang petugas kehutanan bagian Penyadap getah Pohon Pinus mengatakan, jumlah hewan Owa Jawa yang dilihatnya ada 10 ekor yang sedang bergelantung diatas pohon pinus.

“Sempat kaget saat mendengar suara hewan Owa Jawa bersuara diatas pohon pas saya lihat ternyata ada 10 ekor bersama induknya yang sedang membawa bayinya sambil bergelantung pindah pindah diatas pohon Pinus,” katanya kepada MMN.co, Minggu (6/6/201).

Masih kata Nanag, setelah dirinya melihat sendiri lalu ia berkordinasi dengan teman bagian Polter Kabar. Dan informasinya dari Polter bahwa Owa Jawa itu memang sering berada dikawasan hutan pohon pinus saat dia sedang berpatroli.

“Owa Jawa itu kalau sama Polter terus didata dari hasil pendataan keberadaannya lebih dari jumlah yang saya lihat pada pagi itu,” ucapnya.

Nanag menambahkan, dirinya berharap Owa Jawa ini bisa terus berkembang biak dihutan ini, karena Owa Jawa merupakan salah satu keunikan dari primata endemik asal Indonesia. Dan kera ini termasuk hewan diurnal dan arboreal yang artinya hidup di atas dahan-dahan tinggi pepohonan dan pemakan buah-buahan, daun, dan bunga-bungaan di sekitarnya.

“Sehingga nantinya akan menjadi daya tarik wisata Gunung Pabeasan yang terkenal dengan hutannya yang masih alami dengan tumbuhannya pohon pinus diatasnya apabila ada satwa langka yakni Owa Jawa,” pungkasnya.

(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *