“Untuk Cianjur ini memiliki beragam jenis hortikultura. Semoga bisa menunjang kebutuhan kebutuhan sayur mayur warga. Saat ini harga cabai kan naik, semoga dengan upaya penanaman seperti ini bisa membuat harga stabil,” paparnya.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Selain itu, Mayjen Madsuni menuturkan, penanaman di lahan dataran tinggi ini memang pasoka air cukup banyak. Sehingga suplai airnya terus terjaga dan tanaman tumbuh subur.
“Upaya yang kami lakukan ini, demi mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Pacet, Deni Juwaeni mengatakan, adanya peninjauan yang dilakukan TNI ini akan sangat mendorong pihaknya bersama para petani supaya bisa lebih produktif dalam pengolahan tanam holtikultura di wilayah Cipendawa ini.¹
“Bagi kami sebagai PPL akan terus mendampingi setiap tugas dari petani. Mulai dari 30 sampai 40 anggota dalam satu area,” ujarnya kepada awak media.
Deni mengatakan, tugas bersama ini merupakan program dari Kementerian pertanian bersama TNI, dan termasuk penanganan di saat pandemi Covid-19.
“Jadi yang sekarang dilakukan adalah pengolahan tanah, untuk tanam jenis cabai. Yang nantinya bulan 11 akan dilakukan panen. Karena itu sudah jelas, hasilnya juga akan kontinyu. Termasuk tanam perdana yang insyaallah akan dilakukan nanti akhir Agustus,” tukasnya.
Editor: Red
Penulis: Pendim/Jay
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.















