SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Cianjur

Berbagi Bahagia, Al-Fatima Rambati Nusantara Gelar Trauma Healing dan Masak Bareng Anak dan Warga Penyintas Gempa Cianjur

102
×

Berbagi Bahagia, Al-Fatima Rambati Nusantara Gelar Trauma Healing dan Masak Bareng Anak dan Warga Penyintas Gempa Cianjur

Sebarkan artikel ini

Mereka nampak antusias melihat anak-anak mereka belajar menggambar, bermain dan lomba-lomba sederhana yang digelar secara spontanitas. Gelak tawa dan keriangan membelah suasana Posko Pengungsian yang didirikan secara mandiri oleh warga itu.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Pada hari yang sama BPNB juga menggelar acara sejenis bersama Lokatmala Foundation di SDN Gintung Jl. PTPN VIII Kampung Mangun RT 01/04 Desa Mangunkerta Kecamatan Cugenang Kab. Cianjur.

Ratusan siswa dan siswi didampingi para guru-guru mereka nampak antusias mengikuti program tersebut meskipun hanya dilakukan di dalam tenda di depan sekolah mereka yang ambruk akibat gempa bumi bermagnetudo 5,6 yang mengguncang Cianjur pada Senin 21 November 2022 lalu.

Ketua Lokatmala Foundation Wina Rezky Agustina, mengatakan, kegiatan pemulihan semangat belajar bagi anak-anak korban gempa Cianjur ini dilakukan agar IPM Cianjur tak ikut terbawa ambruk pasca gempa terjadi.

“Semangat belajar anak-anak sebagai agen masa depan bangsa harus terus dipupuk dan diselamatkan meskipun dalam kondisi bencana,” kata Wina.

Menurutnya dalam kondisi apapun tak boleh ada zero belajar, atau anak kosong dari pembelajaran dan pendidikannya.

“Tak mungkin kita bisa meningkatkan IPM kalau anak-anaknya masih trauma sehingga tidak memiliki semangat belajar, ikhtiar kecil ini bentuk upaya kami membantu pemerintah Kabupaten Cianjur agar IPM bisa lebih baik kedepannya,” sambung Wina.

Terpisah Direktur Komunikasi dan Jaringan Lokatmala Foundation, Grisela Dita, menjelaskan, Gempa Cianjur telah menelan korban sebanyak 602 jiwa meninggal dunia, 593 jiwa luka-luka, 33 masih dirawat, 8 jiwa masih dalam pencarian, dan 114.683 jiwa terpaksa mengungsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *