“Selain korban jiwa, gempa tersebut juga mengakibatkan kerugian di berbagai sektor salah satunya adalah sektor pendidikan. Dimana terdapat 665 satuan pendidikan terdampak yang terdiri dari 2.393 ruang kelas mengalami rusak parah sehingga proses belajar mengajar menjadi terganggu,” sambung Grisela.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Ia memaparkan, dari sekian persoalan pasca gempa Cianjur pemberian perlindungan dan pendampingan terhadap anak-anak yang menjadi korban bencana alam adalah hal yang patut menjadi perhatian bersama.
“Karena, anak-anak merupakan salah satu kelompok yang rentan terkena masalah psikologis pasca gempa. Salah satu bentuk perlindungan itu antara lain melalui dukungan Psikososial Anak,” katanya.
(Red)















