Keesokan harinya, ayah Rayan, Khaled Aourram, meminta bantuan dari warga sekitar dan Pemerintah setempat. Sejak hari itu, peristiwa naas tersebut menjadi viral dan mengundang simpati masyarakat, baik di Maroko maupun masyarakat internasional. Di media sosial, orang-orang menggunakan tagar #SaveRayan, dan menjadi trending topik di seluruh negeri dan dunia, mengungkapkan harapan mereka agar Rayan dapat diselamatkan.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Namun situasi berkata lain. Semua harapan berubah jadi kesedihan beberapa menit kemudian ketika diumumkan secara resmi bahwa Rayan telah meninggal. Para Tweeps kemudian memberikan penghormatan dan mengungkapkan kesedihan mereka dengan tetap menggunakan tagar yang sama.
“Keberanian Rayan akan tetap dalam ingatan kami dan terus menginspirasi kami,” tulis gelandang AC Milan asal Aljazair, Ismael Bennacer.
Pemerintah Maroko telah melakukan berbagai upaya tak kenal lelah melalui perangkat pemerintahan dan otoritas berwenang untuk memberikan perhatian dan pertolongan terbaik bagi korban dan keluarganya. Selain itu, berbagai elemen masyarakat, kekuatan publik, dan asosiasi-asosiasi, turut serta menunjukkan solidaritas dan simpati yang diungkapkan kepada keluarga almarhum.
Dari peristiwa tersebut, Yang Mulia Raja Mohammed VI meyakinkan keluarga almarhum tentang kebajikan dan kepedulian tinggi pihak Kerajaan, Pemerintah, dan masyarakat Maroko.
(PERSISMA/Red)
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.















