SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Cianjur

Di Hari Pahalawan Bupati Cianjur Berikan Penghargaan Kepada Pahlawan Kecil

46
×

Di Hari Pahalawan Bupati Cianjur Berikan Penghargaan Kepada Pahlawan Kecil

Sebarkan artikel ini

Cianjur – Pemkab Cianjur memberikan penghargaan kepada beberapa orang sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Bupati Cianjur Herman Suherman seusai memimpin upacara Hari Pahlawan yang ke 77 dengan tema ‘Pahlawanku, Teladanku’, Kamis, (10/11/2022).

Beberapa pahlawan kecil itu terdiri dari berbagai profesi yang dirasakan penting dan berkontribusi tinggi untuk masyarakat.

Diantaranya guru mengaji di kampung, guru TKS, penjaga palang pintu kereta, petugas kebersihan, para nakes covid 19, paraji atau dukun beranak di kampung, anak-anak disabilitas yang berprestasi, tukang gali kubur, sopir ambulance dan lainnya.

Bupati Cianjur menyebut untuk menjadi seorang pahlawan itu tak harus menunggu perang atau dijajah bangsa lain.

Tugas dan penggabdian yang sangat memberi kesempatan kepada siapapun untuk menjadi pahlawan.

“Guru mengaji yang tak pernah lelah memberikan ilmunya kepada anak-anak di kampung meskipun tak dibayar layak, dia juga sangat layak disebut pahlawan kecil. Begitu juga dengan yang lainnya seperti paraji di kampung, petugas kebersihan dan lain-lain,” katanya.

Ia mengatakan, kehadiran para pahlawan kecil selain menjadi inspirasi dan tauladan yang bisa dicontoh, juga dapat menjadi virus kebaikan yang menular kepada warga lainnya.

Herman pun meminta kepada seluruh OPD untuk aktif turun ke masyarakat dalam rangka menjaring para pahlawan kecil.

“Tentu untuk mendorong tumbuhnya semangat kepahlawanan di kalangan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Saefulloh (47) warga Pamoyanan yang sudah lebih dari 20 tahun mengabdi sebagai tukang gali kubur mengatakan senang dan bahagia diundang Bupati untuk dapat hadir mengikuti upacara kemudian dijamu untuk makan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *