SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOMENasional

Hirup Gas Beracun, Seorang Penggali Sumur Tewas, 1 Orang Selamat

59
×

Hirup Gas Beracun, Seorang Penggali Sumur Tewas, 1 Orang Selamat

Sebarkan artikel ini



MMN.co, Magelang – Kejadian naas dialami 2 penggali sumur yang sedang bekerja membuat sumur di Dusun Bungkusrejo RT 6 RW 3, Desa/Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang. Satu orang meninggal dalam kejadian ini diduga karena menghirup gas beracun.

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, S.H., S.I.K., melalui Kasihumas Iptu Abdul Muthohir, S.H., menjelaskan, korban tersebut adalah Sudar (65) yang berprofesi sebagai buruh pembuat sumur. Lelaki beralamat di Dusun Tepus Kulon RT 1 RW 10, Desa Surodadi, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, ini meninggal dunia di lokasi penggalian.

“Kemudian korban kedua Jamak (50) seorang laki-laki profesi buruh alamat Dusun Tepus Kulon 1/10, Desa Surodadi, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang mengalami sesak nafas dan dirawat di Rumah Sakit Syubbanul Wathon Tegalrejo,” jelas Muthohir.

Muthohir menjelaskan kronologi kejadian, pada hari Minggu (26/12/2021) sekira pukul 08.30 WIB, korban Sudar dan Jamak berangkat kerja untuk membuat sumur di rumah kontrakan Faizah. Yang mana pada Rabu (22/12/2021) kedua penggali sumur ini telah dihubungi saksi Faizah.

“Kedua korban dimintai tolong membuat sumur di rumah kontrakan Faizah di Dusun Bungkusrejo, Tegalrejo dan memulai membuat sumur dengan cara manual,” jelasnya.

Sampai hari Minggu tanggal 26 Desember 2021 sumur tersebut sudah mencapai kedalaman 10 meter. Setelah mencapai kedalaman 10 meter korban Sudar turun ke dalam sumur, sedangkan korban Jamak berada di atas.

Sekitar 10 menit korban Sudar di dalam sumur, lanjut Muthohir, korban Jamak yang berada di atas sumur mulai curiga. Karena Korban Sudar hanya diam tidak ada tanda-tanda menggali sumur. Kemudian korban Jamak bermaksud masuk ke dalam sumur untuk memeriksa kondisi korban Sudar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *