SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOMENasional

Kehadiran Puan di Morotai Bangkitkan Nostalgia Warga Tentang Bung Karno

189
×

Kehadiran Puan di Morotai Bangkitkan Nostalgia Warga Tentang Bung Karno

Sebarkan artikel ini

Sementara Muhajir Kololi yang tinggal di Desa Sabatai, merupakan salah satu anggota paduan suara yang bernyanyi di depan Sukarno. Menurutnya, rasa bersemangat meliputi seluruh anggota paduan suara yang tampil saat itu. Ia pun mengaku terbawa dalam suasana tersebut dan ikut bernyanyi sepenuh hati.

Selain Muhajir, Adelheid. M Salawati Piether yang saat kunjungan Sukarno itu menjadi dirijen paduan suara, juga kerap menceritakan kenangannya. Pada sebuah media lokal, Adelheid pernah berkisah tentang seriusnya persiapan yang dilakukan oleh sekolahnya, hingga untuk memilih dirijen pun, ada proses seleksinya. Ia ingat, saat itu ada tiga kandidat dirijen yang ikut dalam seleksi. Ketiga kandidat itu diuji cara menyanyi dan cara mengkonduktori paduan suara.

“Dari tes itu, saya yang terpilih,” kata Adelheid. Ia masih menyimpan fotonya saat menjadi dirijen.

Perempuan yang 2022 ini berusia 80 tahun itu berdiri di sebuah kursi, memandu teman-temannya menyanyi, sementara Bung Karno duduk santai di sebuah kursi di dekat tempat Adelheid berdiri, menyaksikan dengan penuh perhatian aksi anak-anak paduan suara menghiburnya dengan beberapa lagu. 
 
Saksi sejarah lain yang juga hadir dalam kunjungan Puan ke monument Ir. Sukarno di Kawasan Study and Sport Center itu juga ada Sarifudin Lanoni dan Icong yang turut menjemput Sukarno di Pelabuhan.

Seusai memberi sambutan peresmian, Puan menuruni podium dan langsung menghampiri para saksi sejarah yang sedianya akan dipanggil naik ke atas panggung untuk berfoto Bersama Ketua DPR RI perempuan pertama itu. Wajah para saksi sejarah itu berseri-seri menyambut cucu sang proklamator yang menghampiri, menyalami mereka satu persatu dan mengajak foto bersama. Di mata para saksi sejarah itu, kenangan seperti hidup kembali, diwakili oleh hadirnya Puan.    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *