SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Daerah

Lembaga Island Centre Kuras Ratusan Dana Desa di Kota Langsa dengan Berdalih Bimtek

56
×

Lembaga Island Centre Kuras Ratusan Dana Desa di Kota Langsa dengan Berdalih Bimtek

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Langsa – Lembaga Bimbingan Teknis (Bimtek) kembali sasar dana desa ratusan juta rupiah. Yang ditujukan kepada Geuchik Se-kota Langsa, oleh Lembaga Island Center, yang beralamat, Aceh Besar, diselenggarakan tepatnya di Aula Hotel Danau Toba Internasional Kota Medan.

Kegiatan itu akan dimulai dari hari Senin 20 Mei hingga Kamis 23 Mei 2024 dengan tema “Peningkatan Kapasitas Kinerja Aparatur Pemerintah Desa Melalui Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Mewujudkan Transparansi Pengelolaan Keuangan Desa Se-Kota Langsa Tahun 2024”.

Setiap Gampong (desa) diminta uang sebesar Rp 7 juta, jika dikali 66 Gampong (desa) di Kota Langsa, maka akan terkuras anggaran sebesar Rp 462 juta untuk kegiatan tersebut, Senin (20/5/2024).

Kegiatan bimbingan teknis (bimtek) di Kota Langsa  sudah sering dilakukan, setiap tahunnya disasar kepada aparatur desa, mulai dari Geuchik, Sekdes, Operator Gampong, dan Ibu PKK. Padahal, Geuchik dan aparatur cukup sengsara dan sangat susah dalam mencukup-cukupi pemanfaatan dana desa (DD) di akhir tahun.

“Hampir seluruh Gampong (desa) di Kota Langsa dengan julukan ‘Kota Jasa, Kota Beriman” mengalami refocusing anggaran yang berdampak pada berbagai sektor, terutama capaian target pembangunan. Belum lagi, anggaran di Gampong harus difokuskan kepada program Biaya Langsung Tunai (BLT) Pemberdayaan Ekonomi sesuai anjuran pemerintah,” ujar salah satu perangkat yang enggan disebutkan namanya.

“Kenapa di tengah kondisi krisis seperti ini, Lembaga selaku panitia bimtek, kembali hadir untuk mengelabui para Geuchik di Kota Langsa yang terkesan melakukan pengurasan dana desa. Ratusan juta Dana Desa (DD) yang merupakan uang negara, terancam dinikmati oleh pihak ketiga dengan iming-iming melakukan bimbingan tehnik, sedangkan didesa harus menuntaskan kewajiban kegiatan yang telah di setujui melalui Musrenbang,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *