SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOMEKab. Mandailing NatalPendidikanReligi

Mesjid Sebagai Pusat Kedamaian, Kerukunan Serta Sarana Pendidikan Agama Bagi Generasi Muda.

54
×

Mesjid Sebagai Pusat Kedamaian, Kerukunan Serta Sarana Pendidikan Agama Bagi Generasi Muda.

Sebarkan artikel ini

MANDAILING NATAL – Mesjid bukan sekedar bangunan fisik yang megah. Melainkan pusat peradaban umat yang harus dijaga dan dirawat. Selain itu, masyarakat harus bisa menjadikan mesjid sebagai pusat kedamaian, kerukunan, serta sarana pendidikan agama bagi generasi muda.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Hal tersebut diutarakan Camat Siabu Ahmad Fadlan Lubis dalam suasana Khidmat saat peresmian Mesjid Jami’ Al-Mukhlisin, Desa Pintu Padang Jae, Jum’at (10/07/2026).

“Tugas terberat kita setelah peresmian ini adalah memakmurkannya. Mari kita ramaikan mesjid ini dengan salat berjamaah tepat waktu, menghidupkan majelis taklim, serta menjadikan mesjid sebagai tempat yang menyejukkan bagi warga.”ucap Camat Siabu.

Dalam kesempatan tersebut Camat Siabu Ahmad Fadlan juga mengutarakan, pembangunan Mesjid Jami’ Al-Mukhlisin, sebuah rumah ibadah yang megah yang dibangun melalui kedermawanan keluarga besar Alm. martua Hasan Siregar.

Ia menegaskan, bahwa pembangunan mesjid ini merupakan bentuk amal jariah yang luar biasa.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Siabu, saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang tak terhingga. Semoga amal jariah ini mengalir tiada putus, menjadi penerang bagi Almarhum Martua Hasan Siregar dan menjadi berkah melimpah bagi keluarga yang ditinggalkan. “Ungkap Ahmad Fadlan.

Ahmad Fadlan Juga membikan pesan krusial terkait aspek administratif. Ia menghimbau pihak panitia dan masyarakat untuk melengkapi seluruh administrasi serah terima, termasuk surat- surat wakaf mesjid dan tanahnya.

Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi hukum guna menjamin keamanan aset wakaf agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *