SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
DaerahKab. TegalPeristiwa

Minibus Satu Keluarga Kecelakaan di Tol KM 289 Tegal, Ayah dan Anak Meninggal Dunia

134
×

Minibus Satu Keluarga Kecelakaan di Tol KM 289 Tegal, Ayah dan Anak Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
1001231658
Petugas unit Gakkum Polres Tegal menangani kecelakaan di jalan Tol Km 289 Tegal, Minggu (12/7/26). (Poto : Istimewa)

TEGAL – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu keluarga terjadi di ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang KM 289 Jalur B, tepatnya di wilayah Desa Gembongdadi, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 03.58 WIB.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Peristiwa nahas tersebut melibatkan sebuah mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi B 1891 CKW dengan kendaraan lain yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Akibat kecelakaan itu, dua orang meninggal dunia, sementara dua penumpang lainnya mengalami luka ringan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tegal, Iptu Henry Ade Birawan, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kendaraan Daihatsu Xenia yang dikemudikan Ustadi (43), warga Tangerang, melaju dari arah timur menuju barat.

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang berhati-hati, kehilangan konsentrasi, serta kurang memperhatikan kondisi arus lalu lintas di depannya. Akibatnya, kendaraan yang dikemudikannya menabrak kendaraan lain yang melaju searah di lajur kiri.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di KM 289 Jalur B Desa Gembongdadi. Dugaan sementara karena kurang hati-hati dan kurang konsentrasi saat berkendara,” ujar Iptu Henry Ade Birawan.

Benturan keras menyebabkan pengemudi, Ustadi (43), dan putranya Muhammad Khairul Fathan (14) meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, dua penumpang lainnya berhasil selamat meski mengalami luka ringan. Mereka adalah Yuli Ernani (43), istri pengemudi yang berprofesi sebagai PNS, serta Tsaqib Zulfan Ramadhan (10), anak korban.

Keduanya segera dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di RSI PKU Muhammadiyah Adiwerna, Kabupaten Tegal.

Polisi Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan

Iptu Henry mengingatkan seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk. Ia menekankan pentingnya menjaga jarak aman dan selalu berkonsentrasi selama perjalanan, terutama saat melintas di jalan tol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *