Saat langit benar-benar gelap dan bintang mulai bermunculan, sisa-sisa deburan ombak akan mengantar kepulangan Anda dengan hati yang lebih segar Pantai Pelangi membuktikan bahwa pesisir Pemalang memiliki pesona senja yang tak kalah memesona dan patut untuk dikunjungi.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Tapi sangat disayangkan pantai perbatasan Tegal – Pemalang ini kurang sentuhan dari Pemkab setempat,
“Ibarat gadis molek pantai Lawangrejo kurang bersolek, Permata baru yang menanti sentuhan kasih Sayang, sebenarnya sudah lama menawarkan oase pelarian yang menyegarkan letaknya yang hanya sekitar 15 menit dari Alun-Alun Pemalang destinasi ini dengan cepat menjelma menjadi primadona baru di kalangan pemburu senja, hanya saja kurang dari perhatian dari Pemerintah setempat,” tutur Yuni ( 30 ) Seorang pengunjung.pada Kamis sore ( 2/7 ).
Daya tarik utamanya jelas suasana pesisir yang masih alami dan tiket masuk yang sepenuhnya gratis. Pengunjung hanya perlu membayar parkir sebesar Rp3.000. Sembari duduk santai di hamparan pasir anda dapat menikmati segarnya kelapa muda dan lezatnya mendoan hangat dengan harga kaki lima. Jauh dari kesan komersialisasi berlebihan
Pantai ini masih mempertahankan keaslian alamnya namun di balik keindahan panorama matahari terbenamnya mutiara pesisir utara ini menyimpan sejumlah pekerjaan rumah sebagai destinasi yang masih dalam tahap rintisan pengunjung kerap mengeluhkan minimnya fasilitas dasar Ketiadaan toilet yang memadai serta minimnya tempat sampah sering kali menjadi kendala kenyamanan.
Akibatnya wisatawan harus ekstra berhati-hati agar sisa bungkus makanan atau minuman tidak mencemari keindahan bibir pantai selain itu akses jalan menuju lokasi masih memerlukan perhatian.















