Dinas Perhubungan Akui Sudah Lakukan Pembinaan
Pihak Unit Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan Kabupaten Pemalang, Ary Dwi, mengakui bahwa pembinaan terhadap juru parkir telah berulang kali dilakukan. Salah satu imbauan yang diberikan adalah agar kendaraan hanya diparkir satu lapis dan ditata di area dalam.
“Untuk yang kesekian kali, kami sudah melakukan pembinaan kepada juru parkir di situ agar parkir satu lapis saja, sisanya ditata di dalam,” jelas Ary.
Namun, di lapangan kondisi tersebut belum menunjukkan perubahan signifikan. Parkir tetap berlapis dan meluas hingga trotoar, menandakan adanya persoalan dalam pengawasan serta penerapan aturan.
Fenomena ini memperlihatkan persoalan klasik di banyak daerah perkotaan, yakni benturan antara kebutuhan parkir kendaraan pelajar dengan hak masyarakat atas ruang publik yang aman dan nyaman.
Jika tidak segera ditangani, fungsi Taman Patih Sampun sebagai ruang terbuka hijau dikhawatirkan semakin tergerus. Selain mengganggu estetika kota, kondisi ini juga berpotensi menurunkan tingkat keselamatan pengguna jalan.
Warga berharap pemerintah daerah dapat segera menghadirkan solusi konkret, seperti penataan ulang area parkir, penyediaan lahan parkir khusus, atau kerja sama dengan pihak sekolah untuk sistem penjemputan dan penurunan siswa yang lebih tertib.
Tanpa langkah tegas dan terukur, trotoar yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pejalan kaki akan terus kehilangan fungsinya, tergantikan oleh deretan kendaraan yang tak tertata.
(Ragil)















