PEMALANG – Ketan pencot atau yang juga dikenal sebagian warga sebagai “ketan pelit” karena porsinya yang relatif kecil, merupakan jajanan tradisional khas Pemalang yang masih bertahan hingga kini. Kuliner ini memadukan ketan pulen dengan taburan serundeng kelapa manis-gurih yang khas.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Kudapan legendaris ini umumnya disajikan dalam kondisi hangat dengan bungkus daun pisang, sehingga menambah aroma khas yang menggugah selera. Di tengah masyarakat lokal, ketan pencot dipercaya dapat membantu memulihkan stamina serta mengurangi rasa lemas atau meriang di pagi hari.
Salah satu penjual ketan pencot yang cukup dikenal di wilayah perkotaan Pemalang adalah Runah (45). Ia biasa menggelar dagangannya di kawasan Pasar Tradisional Bojongbata, Pemalang, dan kerap menjadi langganan pembeli setia setiap pagi.
Sarapan Dengan Ketan Pencot Wajib Sejak Dulu
Salah satu penikmat setia jajanan jadul ini adalah Medi (65), seorang warga yang mengaku telah mengonsumsi ketan pencot sejak masih duduk di bangku sekolah dasar pada era 1970-an.
Menurutnya, sarapan pagi terasa kurang lengkap tanpa ketan pencot yang selalu ia santap bersama secangkir kopi.
“Saya makan ketan pencok semenjak tahun 70-an saat masih SD. Rasanya ada yang kurang kalau pagi tidak ada makanan itu,” ujarnya, Kamis (28/5).
Ia juga menuturkan bahwa kebiasaan tersebut sudah diwariskan dari orang tuanya yang sejak dulu menjadikan ketan pencot sebagai menu sarapan harian.
“Alhamdulillah orang tua saya diberi umur panjang. Salah satunya karena pola makan yang sederhana, termasuk ketan pencok yang jadi menu rutin,” tambahnya.
Ketan pencot sendiri merupakan olahan sederhana berbahan dasar beras ketan pilihan yang dikukus hingga pulen, kemudian dipadukan dengan “pencok” atau serundeng basah dari parutan kelapa dan gula merah.
Perpaduan tekstur ketan yang legit dengan rasa gurih-manis serundeng membuat jajanan ini tetap digemari lintas generasi dan nyaris tidak membosankan.
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.















