MetroMediaNews.co|Nias Selatan – Helaowo tidak kalah populernya dengan tempat wisata lainnya yang berada di Nias Selatan. Selain keindahan alamnya yang masih asri dan aliran airnya yang jernih, tempat wisata ini memiliki sejarah yang unik.
Keunikan Helaowo ini sesuai dengan sejarahnya, bahwa dahulu konon di sungai nya terdapat ikan melengking seperti suara babi (Sidele I A) dan belut yang panjang sepotong (Baewa Sagukhu), yang dalam bahasa Nias nya. Dan juga terdapat piring naga yang dilindungi oleh seekor ular naga.
Sungai ini mengalir tepat di kaki Gunung desa Balohili Gomo, Kecamatan Boronadu, hingga bertemu di sungai Susua (sungai besar di Pulau Nias). Sungai Helaowo ini dikelilingi batu-batu besar dan tempat berenang bagi pengunjung.
Tebing batu besar itu bisa dijadikan tempat bagi yang ingin merasakan petualangan dan mencoba adrenalin untuk melompat ke air dari ketinggian 6 meter.
Sebelumnya tempat ini kerap dikunjungi oleh wisatawan lokal dan asing, bahkan sempat dibangun pondok sebagai fasilitas untuk istirahat bagi pengunjung. Namun sayangnya, pondok itu hancur saat kejadian banjir besar yang melanda Pulau Nias sekitar tahun 1999.
“Padahal tempat wisata ini sangat potensi untuk lebih dikembangkan dan nantinya akan menguntungkan bagi masyarakat sekitar dan pemerintah daerah,” ujar Zebua salah seorang pengunjung.
Editor: Red
Penulis: Marinus Hulu















