SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
MegapolitanNasional

Dampak Covid-19, Kemensos Naikkan Nilai Bantuan Sembako Jadi Rp200 Ribu

569
×

Dampak Covid-19, Kemensos Naikkan Nilai Bantuan Sembako Jadi Rp200 Ribu

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co|Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menaikkan nilai bantuan program sembilan bahan pokok (sembako) menjadi Rp200 ribu per bulan per keluarga penerima manfaat (KPM) dari sebelumnya Rp150 ribu per bulan per KPM. Program ini menyasar 15,2 juta KPM.

Hal ini menjadi salah satu upaya untuk membantu keluarga miskin dan rentan yang terdampak ekonominya akibat Virus Corona (Covid-19).

“(kenaikan bantuan sembako) Selama 6 bulan, dari Maret sampai Agustus 2020,” ujar Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama kepada awak media.

Adapun, mengingat adanya tambahan sebesar Rp50 ribu per bulan per KPM maka kebutuhan anggaran tambahan untuk program bantuan sembako selama 6 bulan ini mencapai Rp 4,56 triliun.

Upaya lain yang dilakukan Kemensos untuk menangani Covid-19 ini adalah mempercepat penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 10 juta KPM. Dengan percepatan ini, penyaluran PKH tahap kedua akan dipercepat menjadi pertengahan Maret, sementara penyaluran PKH tahap ketiga akan dipercepat menjadi April.

Upaya lainnya, menyiapkan cadangan beras pemerintah (CBP) bagi daerah-daerah yang wilayahnya terdampak Virus Corona (Covid-19). Lalu, memberikan santunan kematian pada ahli waris sebesar Rp15 juta rupiah per orang yang meninggal sebagai bentuk perhatian dan belasungkawa dari negara.

“Saat ini sedang dilakukan verifikasi terhadap ahli waris yang keluarganya meninggal dunia karena Covid-19,” kata Asep.

Upaya lainnya adalah memberikan dukungan kepada gugus tugas dengan membantu memenuhi kebutuhan alat perlindungan diri yang dibutuhkan masyarakat dan petugas medis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *