MetroMediaNews.co | Cianjur – Miris Hikmah Nuraeni seorang bayi berusia 10 bulan derita penyakit Hidrosefalus sejak lahir. Diketahui Hikmah Nuraeni bayi Dari pasangan suami Istri Saepul Milah dan Rani yang tergolong keluarga kurang mampu tinggal di kampung Tipar RT. 001 RW. 004 Desa Karyabakti Kecamatan Cidaun Cianjur Selatan Jawa Barat tidak sanggup untuk mengobatinya, sebab jangankan buat mengobati putrinya buat beli makan saja susah.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Dikatakan Rani (25) ibu kandung Hikmah Nuraeni menjelaskan terkait penyakit yang diderita putrinya, yang sejak lahir sudah terlihat tanda dibagian kepalanya, tapi tidak sebesar seperti sekarang.
“Semakin bertambah usianya bagian kepala anak saya semakin membesar seperti ada cairan, yang paling sedih kalau menjelang malam anak saya selalu nagis seperti mengalami kesakitan,” Katanya.
Reni Menambahkan, Saya sudah berupaya mengobatinya namun dikarenakan keterbatasan biaya, saya hanya bisa membawanya ke Puskesmas terdekat.
“Alhamdulillah selama ini pihak pemerintah Desa melalui pak Kades dan tetanga juga rekan-rekan selalu membantu kebutuhan keluarga saya untuk makan sehari hari,” Tambahnya.
Reni berharap, mudah-mudahan ada Dermawan yang mau membantu keluarga kami untuk biaya operasinya.
“Kami hanya bisa berdoa kepada Allah swt semoga anak kami ini bisa sembuh dan normal kembali seperti anak-anak yang lain,” ucap Rani sambil menteskan air mata.
Sementara itu Sunadi Kepla Desa Karyabakti menjelaskan terkait ada salah seorang warganya yang putrinya menderita penyakit Hidrosefalus sejak bawaan lahir, perjalanan sejak melahirkan di rumah sakit Daerah Cianjur kami Pihak pemerintah Desa tidak tinggal diam selalu membantu baik dalam segi pengurusan administrasi persyaratan dan juga biaya kebutuhan buat makannya, dan perlu diketahui bahwa Hikmah Nuraeni lahirnya dengan cara disesar tentunya memerlukan biaya yang cukup besar.
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.













